KBEONLINE.ID – Keputusan mengejutkan datang dari Santiago Bernabéu. Xabi Alonso resmi mengundurkan diri dari kursi pelatih Real Madrid, meski catatan performanya terbilang solid dan jauh dari kata buruk. Ironisnya, kepergian sang legenda justru terjadi saat Los Blancos hanya menelan enam kekalahan sepanjang masa kepemimpinannya.
Real Madrid secara resmi mengumumkan bahwa perpisahan ini terjadi atas dasar kesepakatan bersama antara klub dan Xabi Alonso.
“Real Madrid mengumumkan bahwa, berdasarkan kesepakatan bersama antara klub dan Xabi Alonso, telah diputuskan untuk mengakhiri masa jabatannya sebagai pelatih tim utama.
Baca Juga:GBLA Angker! Persib Bandung Sapu Bersih 8 Laga Kandang, 7 Clean Sheet dan Cuma Kebobolan Satu GolPersija Langsung Berbenah Rekrut Pemain Berlabel Timnas Usai Kalah dari Persib
Xabi Alonso akan selalu mendapatkan rasa hormat dan kekaguman dari seluruh keluarga Real Madrid sebagai legenda klub yang selalu merepresentasikan nilai-nilai kami. Real Madrid akan selalu menjadi rumah baginya.
Klub mengucapkan terima kasih kepada Xabi Alonso dan seluruh staf pelatih atas kerja serta dedikasi mereka, dan mendoakan kesuksesan di tahap selanjutnya.”
Ketegangan di Ruang Ganti Jadi Akar Masalah
Di balik statistik yang terlihat positif, hubungan Xabi Alonso dengan para pemain disebut terus memanas dalam beberapa pekan terakhir. Sejumlah pemain dilaporkan tidak sepenuhnya menerima metode kepelatihan dan ide-ide taktik yang ingin diterapkan Alonso.
Benih masalah sebenarnya sudah terasa sejak Piala Dunia Antarklub, ketika beberapa pemain mulai menunjukkan ketidakcocokan dengan filosofi permainan Alonso. Para pemain disebut sudah terbiasa dengan pendekatan yang berbeda dari era sebelumnya, sehingga proses adaptasi berjalan sulit.
Situasi tersebut akhirnya mencapai titik tak bisa ditarik kembali. Xabi Alonso memilih pergi karena merasa tim tidak mampu beradaptasi dan menerima gaya kepelatihannya, dan keputusan itu dinilai menjadi jalan terbaik bagi kedua belah pihak—baik dirinya maupun klub.
Statistik Xabi Alonso Tak Bisa Dianggap Gagal
Jika melihat angka, sulit menyebut Xabi Alonso sebagai pelatih yang gagal di Real Madrid:
34 pertandingan
24 kemenangan
6 kekalahan
4 imbang
72 gol tercipta
38 gol kebobolan
10 clean sheet
Peringkat kedua La Liga
4 kemenangan dari 6 laga Liga Champions
Runner-up Piala Super Spanyol
Semifinal Piala Dunia Antarklub FIFA
