Namun sepak bola elite bukan hanya soal angka. Ruang ganti dan penerimaan pemain sering kali menjadi faktor penentu.
Pesan Perpisahan Mbappe
Salah satu pemain yang angkat suara adalah Kylian Mbappé, yang memberikan penghormatan penuh kepada Alonso.
“Waktunya memang singkat, tetapi merupakan sebuah kehormatan bisa bermain untuk Anda dan belajar dari Anda. Terima kasih telah memberi saya kepercayaan sejak hari pertama. Saya akan mengingat Anda sebagai seorang manajer yang memiliki ide-ide yang jelas dan sangat memahami banyak hal tentang sepak bola. Semoga sukses untuk babak selanjutnya dalam karier Anda.”
Baca Juga:GBLA Angker! Persib Bandung Sapu Bersih 8 Laga Kandang, 7 Clean Sheet dan Cuma Kebobolan Satu GolPersija Langsung Berbenah Rekrut Pemain Berlabel Timnas Usai Kalah dari Persib
Ruang Ganti Madrid Terkejut
Menurut laporan Marca, kepergian Xabi Alonso benar-benar mengejutkan ruang ganti Real Madrid. Tidak satu pun pemain diberi tahu sebelumnya. Mereka mengetahui kabar tersebut langsung dari pernyataan resmi klub.
Kondisi serupa juga terjadi di Real Madrid Castilla. Para pemain bahkan tidak mengetahui bahwa Álvaro Arbeloa akan mengambil alih tim utama hingga pengumuman resmi dirilis, sebagaimana dilaporkan Grada3com.
Jurnalis Jorge CPicon menyebut, praktis tidak ada seorang pun di internal Real Madrid yang memiliki petunjuk soal kepergian Alonso, termasuk para pemain.
Statistik Bagus, Tapi Sepak Bola Butuh Kesepakatan
Kasus Xabi Alonso menjadi bukti bahwa di klub sebesar Real Madrid, hasil bagus saja tidak cukup. Tanpa keselarasan antara pelatih dan pemain, proyek sebesar apa pun bisa runtuh lebih cepat dari perkiraan.
