kbeonline.id – Persis Solo bersiap melakukan langkah besar demi menjaga asa bertahan di BRI Super League 2025-2026. Menutup putaran pertama dengan performa yang belum sesuai harapan, manajemen klub menilai pembenahan menyeluruh sudah menjadi kebutuhan mendesak. Posisi di papan bawah klasemen menjadi alarm serius bagi Laskar Sambernyawa untuk segera berbenah sebelum kompetisi memasuki fase krusial.
Inkonsistensi permainan sepanjang paruh musim pertama membuat Persis berada dalam tekanan tinggi. Beberapa hasil minor menunjukkan bahwa tim membutuhkan lebih dari sekadar perbaikan kecil. Oleh karena itu, putaran kedua dipandang sebagai momen penentuan nasib klub di akhir musim.
Evaluasi Menyeluruh Jadi Fokus Utama
Manajemen Persis Solo menegaskan bahwa evaluasi tidak hanya difokuskan pada pemain di lapangan. Seluruh elemen klub, mulai dari manajemen, staf kepelatihan, hingga sistem pendukung tim, masuk dalam proses penilaian.
Baca Juga:Tavares Awali Era di Persebaya dengan Kemenangan dan Pesan KeseimbanganPerforma Belum Stabil, Madura United Fokus Perbaikan Jelang Putaran Kedua
Langkah ini diambil agar pembenahan tidak bersifat sementara. Persis ingin memastikan setiap bagian klub bekerja optimal dan selaras dalam satu tujuan. Evaluasi menyeluruh diharapkan mampu mengidentifikasi persoalan utama yang selama ini menghambat konsistensi permainan tim.
Dengan fondasi yang lebih kuat, manajemen berharap Persis dapat tampil lebih solid dan kompetitif di sisa musim.
Siap Bergerak di Bursa Transfer Paruh Musim
Selain evaluasi internal, Persis Solo juga memastikan akan aktif di bursa transfer paruh musim. Penambahan pemain baru dinilai krusial untuk meningkatkan kualitas serta kedalaman skuad.
Manajemen membuka peluang pergantian pemain, baik lokal maupun asing, sesuai kebutuhan tim pelatih. Kehadiran wajah baru diharapkan mampu memberi energi segar, memperbaiki sektor yang lemah, serta menciptakan persaingan sehat di dalam tim.
Transfer paruh musim ini juga ditujukan untuk meningkatkan konsistensi permainan Persis sepanjang 90 menit, yang kerap menjadi kendala di putaran pertama.
Komitmen Bertahan dan Dukungan Suporter
Manajemen menegaskan bahwa rencana perombakan ini merupakan bentuk komitmen klub untuk tetap bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Dengan jumlah laga yang masih cukup banyak, peluang memperbaiki posisi klasemen dinilai masih terbuka.
Di tengah tekanan hasil, Persis juga mengapresiasi dukungan suporter yang terus setia mendampingi tim. Dukungan tersebut diyakini menjadi kekuatan penting dalam upaya kebangkitan.
