KBEONLINE.ID, BEKASI – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin, bersama sejumlah kepala perangkat daerah terkait meninjau langsung lokasi banjir yang kembali melanda Desa Huripjaya, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi pada Selasa (13/1/2026).
Peninjauan dilakukan sebagai bentuk respons cepat Pemerintah Kabupaten Bekasi terhadap bencana, sekaligus memastikan kondisi warga terdampak serta menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako.
Di lokasi, Sekda melihat langsung genangan yang merendam permukiman warga dan berdialog dengan masyarakat untuk menyerap keluhan serta kebutuhan mendesak akibat banjir.
Baca Juga:MUI Karawang Soroti Perizinan THM Helen yang Dinilai Bermasalah dan Berpotensi Melanggar AturanTabel KUR BSI 2026 Plafon Rp10-Rp30 Juta, Cek Syarat dan Ketentuan!
Bantuan sembako diserahkan sebagai langkah awal untuk meringankan beban warga, sembari pemerintah daerah menyiapkan penanganan lanjutan.
“Kehadiran pemerintah di tengah masyarakat saat terjadi musibah adalah komitmen yang tidak bisa ditawar. Kami ingin memastikan kondisi warga sekaligus memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak,” ujar Endin Samsudin.
Ia menambahkan, Pemkab Bekasi telah berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) untuk menindaklanjuti penyebab banjir sesuai kewenangan teknis.
Terkait logistik, Sekda memastikan bantuan akan langsung didistribusikan kepada warga terdampak dengan melibatkan seluruh perangkat daerah agar penyaluran berjalan optimal dan tepat sasaran. Ia juga mengimbau masyarakat tetap waspada mengingat potensi hujan dengan intensitas tinggi masih dapat terjadi.
“Untuk logistik, bantuan akan langsung kami distribusikan kepada warga terdampak. Pemerintah daerah juga akan terus berkoordinasi dengan seluruh dinas terkait untuk memastikan bantuan yang dibutuhkan masyarakat dapat terpenuhi secara berkelanjutan,” jelasnya.
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi mencatat sedikitnya 12 titik terdampak banjir di Desa Huripjaya. Meski demikian, sebagian besar genangan dilaporkan telah berangsur surut.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bekasi, Muchlis, mengatakan surutnya genangan merupakan hasil koordinasi lintas sektor dan kerja cepat petugas di lapangan dalam memantau debit air serta membantu warga terdampak.
Baca Juga:TERBARU! 20 Kode Redeem FC Mobile Hari Ini 13 Januari 2026, Buruan Koleksi Item MenariknyaJadwal Bioskop Trans TV 13 Januari 2026 Lengkap Sinopsis: Ada xXx (2002) dan All the Devil's Men
Ia menjelaskan, banjir tidak hanya dipicu curah hujan tinggi, tetapi juga akibat jebolnya tanggul di wilayah Sukatani dan Sukamulya yang tidak mampu menahan debit air.
“Saat ini kondisi tersebut sedang ditangani dan terus dikoordinasikan dengan dinas teknis agar dapat ditangani secara permanen,” tegas Muchlis.
