Cuaca Ekstrem di Karawang: Sejumlah Wilayah Dilanda Banjir, Puluhan Ribu Warga Terdampak

Banjir karawang
Banjir membawa ancaman serius terhadap kesehatan, terutama penyakit leptospirosis.
0 Komentar

KBEONLINE.ID – Sejumlah wilayah di Kabupaten Karawang dilanda bencana banjir dan cuaca ekstrem akibat intensitas hujan yang tinggi. Kondisi tersebut menyebabkan ribuan rumah terendam serta mengganggu aktivitas masyarakat.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang mencatat, kejadian banjir dan cuaca ekstrem terjadi pada periode 12 hingga 13 Januari 2026 berdasarkan data hasil pemantauan di lapangan.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Darlog) BPBD Karawang, Ferry Muharam, menyampaikan bahwa bencana banjir telah melanda tujuh kecamatan yang tersebar di 14 desa.

Baca Juga:Karawang Masuk Zona Risiko Tinggi Banjir, BPBD Tingkatkan KesiapsiagaanUPDATED! 30+ Kode Redeem FC Mobile 14 Januari 2026, Ada Hadiah Ekslusif, Gems hingga Pemain OVR Tinggi Gratis

Kecamatan terdampak banjir meliputi Kecamatan Pakisjaya di Desa Teluk Buyung, Kecamatan Batujaya di Desa Segaran dan Desa Batujaya, serta Kecamatan Tirtajaya di Desa Pisangnambo, Desa Kutamakmur, dan Desa Srijaya.

Selain itu, banjir juga terjadi di Kecamatan Jayakerta tepatnya di Desa Medangasem, Kecamatan Cibuaya di Desa Cibuaya, Desa Cemarajaya, Desa Kertarahayu, Desa Sedari, dan Desa Kedungjaya, Kecamatan Telukjambe Barat di Desa Karangligar, serta Kecamatan Rengasdengklok di Desa Kalangsari.

Ferry mengungkapkan, total warga yang terdampak banjir mencapai 27.925 jiwa atau sebanyak 12.903 kepala keluarga (KK) yang tersebar di sejumlah titik terdampak.

“Kondisi banjir paling parah terjadi di Desa Segaran, Kecamatan Batujaya, dengan jumlah terdampak 2.006 KK atau 5.966 jiwa, serta 1.313 rumah terendam,” tuturnya, Rabu, (14/1).

Ia menambahkan, banjir juga berdampak signifikan di Desa Batujaya, Kecamatan Batujaya, dengan jumlah terdampak 1.339 KK atau 5.695 jiwa dan 1.074 rumah terendam.

Sementara itu, di Desa Kertarahayu, Kecamatan Cibuaya, tercatat sebanyak 1.135 KK atau 3.305 jiwa terdampak, termasuk empat bayi dan 10 balita, dengan jumlah rumah terendam mencapai 900 unit.

Selain banjir, BPBD Karawang juga mencatat kejadian cuaca ekstrem yang melanda tujuh kecamatan dan tujuh desa, yakni Kecamatan Telagasari di Desa Cilewo, Kecamatan Banyusari di Desa Tanjung, Kecamatan Kutawaluya di Desa Sampalan, dan Kecamatan Cibuaya di Desa Pejaten.

Baca Juga:Cari Smart TV di Harga 1-2 Jutaan? Berikut Rekomendasinya Awal di 20266 Rekomendasi Laptop RAM 16GB Terbaik 2026 untuk Bisnis, Kerja Berat hingga Hiburan

Cuaca ekstrem juga terjadi di Kecamatan Jayakerta di Desa Kampung Sawah, Kecamatan Pakisjaya di Desa Tanah Baru, serta Kecamatan Cilamaya Kulon di Desa Pasirjaya.

Ferry menjelaskan, dampak cuaca ekstrem paling parah terjadi di Desa Tanah Baru, Kecamatan Pakisjaya, dengan jumlah terdampak 14 KK atau 63 jiwa, dua orang mengalami luka-luka, serta 14 rumah mengalami kerusakan ringan.

0 Komentar