kbeonline.id – Semen Padang FC bersiap melakukan perubahan signifikan demi menyelamatkan perjalanan mereka di BRI Super League 2025-2026. Hasil kurang memuaskan sepanjang putaran pertama membuat manajemen Kabau Sirah mengambil langkah tegas agar tidak kembali terjebak dalam drama degradasi seperti musim sebelumnya.
Hingga pekan ke-17, Semen Padang FC baru mengoleksi 10 poin dari tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan 13 kekalahan. Catatan tersebut menempatkan mereka di peringkat ke-17 klasemen sementara, atau zona merah. Situasi ini jelas menjadi alarm serius bagi seluruh elemen klub.
Menariknya, perolehan poin tersebut identik dengan capaian Semen Padang pada musim lalu di BRI Liga 1 2024-2025, ketika mereka juga mengumpulkan 10 poin pada paruh pertama dan harus berjuang hingga pekan terakhir untuk memastikan bertahan di liga.
Baca Juga:Berstatus Tim Promosi, PSIM Yogyakarta Mantap Jaga Konsistensi di Putaran KeduaPersis Solo Berbenah Total Demi Bertahan di Super League
Manajemen Putuskan “Cuci Gudang”
Tak ingin mengulang cerita pahit musim lalu, Pembina Semen Padang FC, Andre Rosiade, menegaskan bahwa manajemen telah sepakat melakukan perombakan besar-besaran, terutama pada sektor pemain asing.
“Sesuai dengan pernyataan saya setelah kalah dari Persis Solo, kami langsung melakukan rapat evaluasi bersama manajemen dan tim pelatih. Hasilnya, kami sepakat melakukan perombakan atau cuci gudang,” ujar Andre melalui keterangan resmi, Selasa (13/1/2026) malam.
Keputusan ini diambil sebagai bentuk keseriusan klub untuk tampil lebih kompetitif di putaran kedua dan keluar dari tekanan zona degradasi.
Delapan Pemain Asing Baru Disiapkan
Andre mengungkapkan bahwa perubahan paling mencolok terjadi pada komposisi pemain asing. Semen Padang FC akan mendatangkan delapan pemain asing baru, sementara hanya mempertahankan dua pemain asing lama.
“Selain enam pemain asing baru yang sudah kami siapkan, kami akan menambah dua lagi untuk posisi striker dan winger. Total sementara, Semen Padang akan menggunakan 10 pemain asing, terdiri dari delapan pemain baru dan dua pemain lama,” jelas Andre.
Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas lini serang sekaligus memperbaiki keseimbangan tim secara keseluruhan.
Tetap Berburu Pemain Lokal Berkualitas
Tak hanya fokus pada pemain asing, manajemen juga berkomitmen mencari pemain lokal yang dinilai memiliki kualitas dan mental bertarung tinggi.
