KARAWANG, KBEONLINE.ID – Wakil Bupati Karawang, H. Maslani, melakukan monitoring ke sejumlah wilayah yang terdampak banjir akibat intensitas hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi warga serta menyalurkan bantuan logistik bagi masyarakat terdampak.
Monitoring dilakukan di beberapa titik banjir yang tersebar di wilayah pesisir Karawang, pada Rabu (14/1), meliputi Desa Kutamakmur dan Desa Srikamulyan di Kecamatan Tirtajaya, serta Desa Sedari dan Desa Kalidungjaya di Kecamatan Cibuaya.
Selain meninjau langsung lokasi terdampak, Wakil Bupati juga berdialog dengan warga untuk mendengar keluhan serta kebutuhan mendesak di lapangan.
Baca Juga:Truk Kontainer Terperosok di Inspeksi Kalimalang, Sopir NgantukSalah Desil, Warga Miskin di Kabupaten Bekasi Terancam Kehilangan PBI
Banjir yang melanda sejumlah wilayah tersebut terjadi akibat tingginya curah hujan yang mengguyur Kabupaten Karawang secara intensif. Kondisi tersebut menyebabkan meluapnya saluran air dan merendam permukiman warga.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang mencatat, kejadian banjir dan cuaca ekstrem berlangsung pada periode 12 hingga 13 Januari 2026. Data tersebut diperoleh berdasarkan hasil pemantauan dan asesmen langsung petugas BPBD di lapangan.
Pada periode tersebut, bencana banjir telah melanda tujuh kecamatan yang tersebar di 14 desa. Total warga yang terdampak banjir mencapai 27.925 jiwa atau sebanyak 12.903 kepala keluarga (KK) yang tersebar di sejumlah titik terdampak.
Kecamatan terdampak banjir meliputi Kecamatan Pakisjaya di Desa Teluk Buyung, Kecamatan Batujaya di Desa Segaran dan Desa Batujaya, serta Kecamatan Tirtajaya di Desa Pisangnambo, Desa Kutamakmur, dan Desa Srijaya.
Selain itu, banjir juga terjadi di Kecamatan Jayakerta tepatnya di Desa Medangasem, Kecamatan Cibuaya di Desa Cibuaya, Desa Cemarajaya, Desa Kertarahayu, Desa Sedari, dan Desa Kedungjaya, Kecamatan Telukjambe Barat di Desa Karangligar, serta Kecamatan Rengasdengklok di Desa Kalangsari.
Wakil Bupati Karawang, H. Maslani, menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus berupaya hadir di tengah masyarakat yang terdampak bencana, terutama untuk memastikan keselamatan dan kebutuhan dasar warga terpenuhi.
“Pemerintah daerah akan terus melakukan monitoring dan memastikan bantuan logistik tersalurkan dengan baik kepada warga terdampak banjir,” ujar H. Maslani.
Baca Juga:Sejumlah Wilayah di Karawang Dilanda Banjir dan Cuaca Ekstrem, Puluhan Ribu Warga TerdampakBanjir Rendam 13 Desa di Kabupaten Bekasi 6.250 KK Terdampak
Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Darlog) BPBD Karawang, Ferry Muharam, menjelaskan bahwa Kecamatan Tirtajaya dan Kecamatan Cibuaya masuk dalam kategori risiko tinggi bencana banjir berdasarkan hasil pengkajian risiko bencana yang telah dilakukan sebelumnya.
