Ia menyebutkan, di Desa Kutamakmur, banjir terjadi pada 12 Januari 2026 dengan jumlah terdampak mencapai 218 kepala keluarga atau 648 jiwa. Sebanyak 189 rumah warga terendam dengan ketinggian air mencapai sekitar 90 sentimeter.
Selain itu, banjir juga merendam Desa Sedari dengan jumlah terdampak sebanyak 184 kepala keluarga atau 352 jiwa. Dari jumlah tersebut terdapat 4 bayi dan 10 balita, sementara rumah yang terendam mencapai 159 unit dengan ketinggian air sekitar 50 sentimeter.
Ferry menjelaskan bahwa BPBD Karawang telah melakukan langkah-langkah penanganan awal, mulai dari asesmen di lapangan, koordinasi lintas sektor, hingga penyaluran bantuan logistik bagi warga terdampak.
Baca Juga:Truk Kontainer Terperosok di Inspeksi Kalimalang, Sopir NgantukSalah Desil, Warga Miskin di Kabupaten Bekasi Terancam Kehilangan PBI
“Kami terus melakukan pemantauan dan penanganan, termasuk menyiagakan personel serta memberikan bantuan logistik untuk meringankan beban masyarakat,” jelas Ferry.
Lebih lanjut, Ferry mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di wilayah rawan banjir, agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem. (Siska)
