5 Tips Menghadapi Anak Cengeng Berlebihan Tanpa Drama

Anak Cengeng
Menghadapi Anak Cengeng Berlebihan Tanpa Drama. (freepik)
0 Komentar

KBEonline.id – Menangis terus menerus atau cengeng adalah hal yang sangat wajar terjadi pada anak, khususnya saat anak usia balita.

Nah, fase ini biasanya muncul lantaran anak belum dapat mengekspresikan emosi dengan kata-kata.

Walaupun wajar, orang tua sering merasa kewalahan menghadapi situasi tersebut.

Dengan melakukan pendekatan yang tepat, hal ini dapat dikurangi dan anak belajar mengelola emosinya.

Baca Juga:Daftar HP Terkencang di Awal 2026, Baterai Jumbo Buat Ngegaming Lancar Jaya!Tabel KUR BRI 2026 Terbaru Plafon Rp50–100 Juta, Cek Cicilan Per Harinya!

Untuk mengatasi anak yang mudah menangis emosional, orang tua harus melakukan beberapa hal seperti:

1. Tetap Tenang dan Sabar

Ketika anak mulai emosional saat menangis, usahakan orang tua tidak terpancing emosi.

Anak akan lebih sulit ditenangkan kalau melihat orang tuanya marah.

Ambil napas dalam, kemudian tanggapi dengan lemah lembut namun tetap tegas.

2. Pahami Penyebabnya

Menangis biasanya dipicu oleh rasa lapar, bosan dan lelah atau keinginan anak yang tidak terpenuhi.

Cobalah untuk mengenali penyebab anak menangis supaya lebih mudah mencari solusi, contohnya memberi cemilan sehat, mengajak istirahat atau mengalihkan perhatian.

3. Alihkan Perhatian

Kalau anak menangis karena hal sepele, alihkan dengan kegiatan yang menarik seperti membaca buku cerita, bermain mainan favoritnya atau bernyanyi bersama.

4. Berikan Pilihan Sederhana

Anak sering menangis karena ingin merasa berkuasa.

Dengan memberikan pilihan sederhana seperti ingin mengenakan baju warna apa, anak merasa lebih dihargai.

5. Tetapkan Batasan Yang Jelas

Baca Juga:Wakil Bupati Karawang Tinjau Lokasi Banjir, BPBD Catat Ratusan Rumah Warga TerendamTruk Kontainer Terperosok di Inspeksi Kalimalang, Sopir Ngantuk

Walaupun penuh kasih sayang, orang tua tetap perlu konsisten dengan aturan.

Contohnya, tidak membelikan mainan setiap kali anak menangis.

Konsistensi membantu anak belajar bahwa menangis tidak selalu menjadi cara untuk mendapatkan sesuatu.

0 Komentar