KBEOnline.id – Anime The Warrior Princess and the Barbaric King makin unjuk gigi jelang penayangan perdananya di Jepang, 9 April 2026. Tim produksinya nggak tanggung-tanggung—mereka baru aja merilis visual kunci terbaru, trailer utama kedua, plus deretan seiyuu tambahan yang bikin hype-nya naik level.
Trailer barunya sendiri akhirnya ngasih bocoran soal musik. Lagu pembuka “Beautiful” dibawain Mayu Maeshima, sementara sajou no hana ngisi ending lewat lagu “Shirubekikoto.” Dari cuplikan yang beredar, nuansa fantasi, komedi romantis, dan interaksi antar-karakternya makin terasa.
Ada tambahan 10 seiyuu papan atas yang ikut gabung, dari Hiroshi Kamiya, Miyu Tomita, Hisako Kanemoto, Yusuke Kobayashi, sampai Junichi Tsuji. Mereka bakal meramaikan cast utama yang sebelumnya udah diumumkan, kayak Sayumi Suzushiro (Serafina) dan Satoshi Inomata (Veor).
Baca Juga:Anime Tomb Raider King Siap Tayang Juli di Jepang, Trailer Perdana Bikin HebohCygames Minta Maaf, Jelaskan Tujuan Studio AI
Di balik layar, Takayuki Tanaka duduk di kursi sutradara. Miya Asakawa bertanggung jawab untuk komposisi seri, Masayoshi Kikuchi megang desain karakternya, sementara musiknya digarap Alisa Okehazama—yang sebelumnya sukses lewat The Apothecary Diaries. Studio Jumondou kebagian tugas animasi.
Sempat dijadwalkan tayang Oktober 2025, anime ini akhirnya mundur ke April 2026. Untungnya, Crunchyroll udah mengonfirmasi bakal menayangkan secara global, jadi fans internasional nggak bakal ketinggalan.
The Warrior Princess and the Barbaric King sendiri diadaptasi dari manga karya Noriaki Kotoba yang rilis di Bessatsu Shonen Magazine sejak 2021. Versi bahasa Inggrisnya terbit lewat Seven Seas Entertainment dengan judul The Barbarian’s Bride. Ceritanya fokus ke Serafina, ksatria wanita terkuat yang malah dilamar pemimpin suku barbar setelah gagal menaklukkan wilayah timur.
Dengan visual baru, trailer yang makin solid, dan tim produksi berisi nama-nama keren, anime ini mulai kelihatan sebagai salah satu judul fantasi romantis paling patut ditunggu di musim semi 2026. (*)
