BEKASI, KBEonline.id – Deretan armada Bus Kita tampak terparkir tak bergerak di pinggir Jalan Raya Imam Bonjol, Kecamatan Cikarang Barat, Minggu (18/1/2026). Bukan karena mogok, melainkan banjir setinggi hampir setengah meter yang menutup jalur Pantura Bekasi dan memaksa transportasi umum berhenti total.
Pantauan Cikarang Ekspres di lokasi, genangan air membuat bus tidak berani melintas. Jalur yang selama ini menjadi nadi pergerakan warga dari Cikarang menuju LRT Jatimulya berubah menjadi kubangan air, memutus mobilitas ribuan penumpang.
Maryati (35), pengguna Bus Kita, menyampaikan telah menunggu sejak pagi namun tidak mendapatkan layanan transportasi andalan warga Kabupaten Bekasi itu akibat banjir.
Baca Juga:Daftar Kode Redeem FF Terbaru 18 Januari 2026 yang Masih Aktif Lengkap Cara Klaim yang Benar dan ResmiHujan Semalaman, Jalan Pantura di Cikbar Terendam Banjir, Motor hingga Truk Terjebak Banjir
“Saya mau ke Cibitung, biasa naik Bus Kita. Dari jam sembilan pagi sudah nunggu, tapi belum ada yang lewat. Katanya karena banjir,” kata Maryati kepada Cikarang Ekspres.
Genangan air setinggi hampir setengah meter membuat layanan Bus Kita dihentikan sementara. Kondisi ini memaksa banyak warga mengubah rencana perjalanan dan mencari moda transportasi lain di tengah keterbatasan akses.
Maryati mengaku telah menunggu sejak pukul 09.00 WIB. Biasanya, Bus Kita menjadi andalan untuk beraktivitas karena lebih murah dan terjangkau. Namun banjir membuatnya harus merogoh kocek lebih dalam.
“Kalau naik angkot kan lebih mahal. Tapi mau gimana lagi, Bus Kita enggak jalan,” ujarnya.
Sementara itu, salah seorang sopir Bus Kita, Ikhsan, mengatakan pihak operator melarang armada melintas demi keselamatan penumpang dan kendaraan. Menurutnya, di beberapa titik genangan air lebih dalam dibandingkan lokasi bus berhenti.
“Bus enggak bisa dipaksakan jalan. Airnya cukup tinggi, apalagi di depan lebih dalam. Instruksinya nunggu sampai air benar-benar surut,” ujar Ikhsan.
Ia menjelaskan, trotoar di sekitar lokasi bahkan sudah tidak terlihat akibat terendam banjir. Operasional bus baru akan kembali normal setelah jalur dinyatakan aman untuk dilalui.
Baca Juga:Sungai Citarum dan Cibeet Status Siaga 1, Polres Karawang Imbau Warga WaspadaMeresahkan, Warga Desak Pemerintah Agar TPS Ilegal di Pasir Gombong Ditertibkan
“Trotoar di sekitar sini sudah tidak kelihatan karena terendam banjir. Operasional bus baru bisa normal lagi kalau air sudah surut dan jalurnya aman dilalui,” jelasnya.
