‎Cuaca Ekstrem Picu Banjir, Karawang Masuk Status Siaga 15 Kecamatan Terendam Banjir ‎

Banjir di Desa Purwadana Kecamatan Telukjambe Timur Karawang
Banjir di Desa Purwadana Kecamatan Telukjambe Timur Karawang
0 Komentar

KBEONLINE.ID – Bencana banjir dan cuaca ekstrem di Kabupaten Karawang terus meluas seiring tingginya intensitas hujan yang mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini menyebabkan ribuan rumah terendam dan aktivitas masyarakat di sejumlah wilayah terganggu.

‎Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang, Usep Supriatna, mengatakan bahwa banjir dan cuaca ekstrem terjadi dalam rentang waktu 12 hingga 18 Januari 2026. Berdasarkan data sementara, jumlah warga terdampak mencapai 15.714 kepala keluarga (KK) atau sekitar 37.646 jiwa.

‎Ia menjelaskan, bencana banjir tercatat melanda 15 kecamatan yang tersebar di 35 desa. Sementara itu, kejadian cuaca ekstrem terjadi di 13 kecamatan dan 14 desa. Dari total kejadian tersebut, banjir berdampak pada 15.678 KK atau 37.513 jiwa, sedangkan cuaca ekstrem berdampak pada 36 KK atau 133 jiwa.

Baca Juga:Daftar Negara Paling Luas di Dunia, Ternyata Indonesia Masuk Daftar Terluas Juga Lho‎10 Provinsi dengan IPK Tertinggi, Kok Jawa Barat Tak Masuk Daftar? ‎

‎“Kami mencatat sebanyak 9.091 rumah terendam banjir. Dari jumlah itu, 24 rumah mengalami kerusakan ringan, 19 rumah rusak sedang, dan 15 rumah rusak berat,” ujar Usep, Minggu (18/1).

‎Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Darlog) BPBD Karawang, Ferry Muharam, menambahkan bahwa pada awalnya banjir dan cuaca ekstrem hanya terjadi di tujuh kecamatan, yakni Kecamatan Pakisjaya, Batujaya, Tirtajaya, Jayakerta, Cibuaya, Telukjambe Barat, dan Rengasdengklok.

‎Namun, akibat intensitas hujan yang terus berlangsung, banjir dan cuaca ekstrem kemudian meluas ke sejumlah kecamatan lainnya, seperti Kecamatan Pangkalan, Rawamerta, Klari, Karawang Timur, Telukjambe Timur, serta Kecamatan Karawang Barat.

‎Ia menyebutkan, kondisi banjir paling parah terjadi di Desa Segaran, Kecamatan Batujaya, dengan jumlah terdampak mencapai 2.006 KK atau 5.966 jiwa serta 1.313 rumah terendam. Selain itu, banjir juga berdampak signifikan di Desa Batujaya, Kecamatan Batujaya, dengan 1.339 KK atau 5.695 jiwa terdampak dan 1.074 rumah terendam.

‎Sementara itu, di Desa Kertarahayu, Kecamatan Cibuaya, tercatat sebanyak 1.135 KK atau 3.305 jiwa terdampak. Di wilayah tersebut terdapat empat bayi dan 10 balita, dengan jumlah rumah terendam mencapai 900 unit.

‎Selain banjir, BPBD Karawang juga mencatat kejadian cuaca ekstrem di sejumlah kecamatan, di antaranya Kecamatan Telagasari, Banyusari, Kutawaluya, Cibuaya, Jayakerta, Pakisjaya, dan Kecamatan Cilamaya Kulon.

0 Komentar