PGE Tambah Kapasitas Terpasang dan Perkuat Ekosistem Green Hydrogen

PGE Tambah Kapasitas Terpasang dan Perkuat Ekosistem Green Hydrogen
PGE Tambah Kapasitas Terpasang dan Perkuat Ekosistem Green Hydrogen
0 Komentar

Direktur Eksplorasi dan Pengembangan PT Pertamina Geothermal Energy Tbk Edwil Suzandi menyampaikan bahwa pencapaian sepanjang 2025 menjadi pijakan penting bagi langkah PGE ke depan.

“Pencapaian sepanjang 2025 menjadi fondasi penting bagi PGE untuk mempercepat pengembangan panas bumi. Kami berkomitmen memperluas kapasitas, memperkuat kolaborasi, dan menciptakan nilai lebih bagi Indonesia dalam perjalanan menuju transisi energi. Fondasi ini menjadi pijakan strategis bagi PGE untuk melangkah ke fase pengembangan berikutnya secara lebih terintegrasi, baik melalui percepatan proyek-proyek prioritas maupun optimalisasi potensi panas bumi nasional. Ke depan, PGE akan terus mendorong pemanfaatan panas bumi yang andal, berkelanjutan, dan bernilai tambah guna mendukung ketahanan energi serta agenda transisi energi nasional,” ujarnya.

Sejalan dengan visi jangka panjang sebagai world class green energy company, PGE kini tengah menggarap berbagai proyek strategis dengan target commercial operation date (COD) bertahap hingga 2029, yang meliputi PLTP Hululais Unit 1 dan 2, PLTP Lumut Balai Unit 3, PLTP Lahendong Unit 7, Unit 8, dan Bottoming Unit 2, serta eksplorasi PLTP Gunung Tiga. Seluruh portofolio proyek ini mendukung target kapasitas 1 GW dalam 2–3 tahun dan 1,8 GW pada 2033, sekaligus memperkuat peran PGE dalam mendukung swasembada energi nasional dan target Net Zero Emission 2060.

Baca Juga:Penertiban Bangunan Liar di Bantaran Kali Apur, Upaya Normalisasi untuk Cegah Banjir di JayakertaTanggul Sungai Kalimalang di Telukjambe Barat Jebol, Bupati Karawang Aep Langsung Tinjau Lokasi

Komitmen keberlanjutan PGE tercermin dari berbagai pengakuan yang diraih. PGE dinobatkan sebagai satu-satunya perusahaan Indonesia yang masuk dalam daftar 2025 ESG Top-Rated Company versi Sustainalytics dengan skor 7,1, yang menempatkan Perseroan dalam kategori Negligible Risk. Konsistensi tersebut juga terjaga di area operasional melalui raihan PROPER Emas untuk ke-14 kalinya secara berturut-turut di Area Kamojang, serta untuk ketiga kalinya di Area Ulubelu.

Selain itu, PGE juga meraih sejumlah penghargaan internasional bergengsi, di antaranya ASEAN Renewable Energy Project Awards di Malaysia, empat penghargaan dalam ajang IENA 2025 di Jerman, serta Gold Medal dan Special Prize pada SIIF 2025 di Korea Selatan.

Tentang PT Pertamina Geothermal Energy Tbk

PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) merupakan bagian dari Subholding Power & New Renewable Energy (PNRE) PT Pertamina (Persero) yang bergerak di bidang eksplorasi, eksploitasi, dan produksi panas bumi. Saat ini PGE mengelola 15 Wilayah Kerja Panas Bumi dengan kapasitas terpasang sebesar 1.932 MW, terbagi atas 727 MW yang dioperasikan dan dikelola langsung oleh PGE dan 1.205 MW dikelola dengan skema Kontrak Operasi Bersama. Kapasitas terpasang panas bumi di wilayah kerja PGE berkontribusi sekitar 70% dari total kapasitas terpasang panas bumi di Indonesia, dengan potensi pengurangan emisi CO2 sebesar sekitar 10 juta ton CO2 per tahun.

0 Komentar