Separuh Bekasi Terendam, Kediaman Plt Bupati Turut Kebanjiran

Banjir landa kabupaten Bekasi
Kediaman Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja Kebanjiran usai Hujan deras dengan intensitas tinggi. --KBEonline.id--
0 Komentar

Sejak memasuki 2026, ini menjadi pekan ketiga banjir terjadi. Setelah merendam mayoritas wilayah utara, banjir kini meluas ke wilayah tengah Kabupaten Bekasi.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi, banjir terjadi di 44 titik di 40 desa yang tersebar di 16 kecamatan. Titik paling parah terjadi di Kampung Kali Ulu Desa Karangraharja Kecamatan Cikarang Utara. Tinggi muka air di titik ini mencapai dua meter.

Hal serupa terjadi juga di desa tetangganya yakni Kampung Poncol Desa Tanjungsari, Cikarang Utara dengan ketinggian air mencapai 1,5 meter. Petugas gabungan mulai dari BPBD, PMI hingga Brimob diterjunkan untuk membantu mengevakuasi warga.

Baca Juga:Banjir Lumpuhkan Bus Kita di Pantura BekasiDaftar Kode Redeem FF Terbaru 18 Januari 2026 yang Masih Aktif Lengkap Cara Klaim yang Benar dan Resmi

“Ketinggian air di beberapa titik di Kabupaten Bekasi dengan ketinggian bervariasi. Genangan terjadi lantaran sistem drainase dan aliran sungai tidak mampu menampung debit air yang terus meningkat,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi Dodi Supriadi.

Sementara itu, Babelan dan Cibitung menjadi dua kecamatan dengan titik banjir terbanyak. Di Babelan, banjir terjadi di 19 titik yang tersebar di lima desa. Ribuan kepala keluarga terdampak akibat banjir dengan ketinggian antara 15-80 sentimeter. Paling parah terjadi di Desa Buni Bakti dengan 11 titik banjir.

Sedangkan di Cibitung banjir terjadi di 14 titik dan delapan titik di antaranya terjadi di Desa Wanasari. Sedangkan enam titik lainnya terjadi di Desa Muktiwari. Ketinggian di Cibitung bervariasi antara 50-80 sentimeter.

Sebanyak 16 kecamatan yang terendam yakni Babelan, Cabangbungin, Cikarang Utara, Cikarang Selatan, Cikarang Pusat, Cikarang Barat, Cikarang Timur dan Cibitung. Lalu Karangbahagia, Kedungwaringin, Pebayuran, Sukatani, Sukawangi, Sukakarya, Tambun Utara, Tambun Selatan dan Tarumajaya.

Banjir juga berdampak pada akses jalan lingkungan. Sejumlah ruas tergenang air sehingga menyulitkan mobilitas warga, khususnya pengguna sepeda motor. Meski demikian, BPBD memastikan hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa akibat peristiwa tersebut.

“Petugas masih berada di lapangan untuk melakukan pemantauan, pendataan, serta asesmen kebutuhan warga terdampak. Penanganan akan disesuaikan dengan perkembangan kondisi di lapangan,” kata Dodi.

0 Komentar