Separuh Bekasi Terendam, Kediaman Plt Bupati Turut Kebanjiran

Banjir landa kabupaten Bekasi
Kediaman Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja Kebanjiran usai Hujan deras dengan intensitas tinggi. --KBEonline.id--
0 Komentar

Sementara itu, posko pengungsian dibuka di sejumlah fasilitas umum di Tambun Utara mengingat masifnya rumah warga yang terendam. Camat Tambun Utara Najmudin menyebut, hampir semua desa di wilayahnya terendam.

“Yang paling parah pertama di Karang Satria, di Jalan Jaya, di Sri Jaya dan Sri Mukti. Ini adalah desa-desa yang terparah, dan saat ini saya lagi di posko pengungsian desa Sri Mukti, SDN 01 Sri Mukti. Ketinggian air itu sekitar 50 sampai 80 cm, dari lutut orang dewasa sampai sedada,” kata dia.

Meski menjadi wilayah langganan banjir, namun ini menjadi kali kedua banjir besar terjadi. Banjir disebabkan meluapnya dua kali besar yang Cikarang-Bekasi-Laut dan Kali Bekasi.

Baca Juga:Banjir Lumpuhkan Bus Kita di Pantura BekasiDaftar Kode Redeem FF Terbaru 18 Januari 2026 yang Masih Aktif Lengkap Cara Klaim yang Benar dan Resmi

Menurut Najmudin, dari sekitar 200.000 warga Tambun Utara sebanyak 10.000 jiwa di antaranya terdampak banjir. Baik yang rumahnya terendam maupun akses jalannya terputus akibat banjir. Saat ini fokus pihaknya menyiapkan pengungsian dan membuka dapur-dapur umum.

“Mereka sudah aman, mereka nanti bisa menetap di sekolah-sekolah, di pasar-pasar, di masjid-masjid dan musala-musala dan pondok pesantren. Kemudian logistik, ini juga sangat diperlukan. Dalam keadaan rumah-rumah mereka terendam, dalam keadaan alat-alat masak mereka terendam, kita butuh dapur umum. Data sementara 200.000 penduduk Tambun Utara mungkin sekitar 10.000-12.000 yang terdampak banjir yang tahun ini 2026,” kata dia. (Iky)

0 Komentar