Banjir Puri Nirwana Residence Berulang, Warga Bertahan dengan Memancing dan Harapan

Perumahan Puri Nirwana Residence Banjir, Warga Bertahan dengan Memancing Ikan
Perumahan Puri Nirwana Residence Banjir, Warga Bertahan dengan Memancing Ikan
0 Komentar

KBEONLINE.ID KABUPATEN BEKASI – Genangan banjir kembali menyelimuti Perumahan Puri Nirwana Residence (PNR), Desa Sukaraya, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi. Air yang merendam jalan dan rumah warga sejak akhir pekan lalu menjadi potret persoalan klasik permukiman di wilayah ini yakni banjir yang datang hampir setiap kali hujan deras turun.

Namun, di tengah situasi sulit tersebut, warga mencoba bertahan dengan cara sederhana. Beberapa di antaranya terlihat memancing ikan di ruas jalan perumahan yang berubah menjadi kubangan air. Ikan lele yang berenang di genangan banjir itu diketahui sengaja ditebar untuk menghibur warga terdampak.

“Iya, memang sengaja ditebar. Biar warga enggak terlalu stres. Tadi ada juga yang dapat ikan sampai dua kilogram,” kata Marhasan, warga setempat kepada Cikarang Ekspres, Senin (19/1).

Baca Juga:Cuaca Ekstrem Terjang Karawang, Ribuan Hektare Sawah dan Tambak Terendam Banjir dan RobPemdes Ciantra Gotong Royong Bersihkan Reruntuhan Bangunan SMPN 3 Cikarang Selatan 

Banjir mulai menggenangi kawasan PNR sejak Minggu (18/1) pagi. Luapan air berasal dari kali sekunder di sekitar perumahan yang tak mampu menampung debit air hujan, diperparah sistem drainase lingkungan yang dinilai tidak memadai.

Risky (26), salah seorang warga, menuturkan hujan deras sudah turun sejak Sabtu malam sekitar pukul 21.00 WIB. Intensitas hujan meningkat menjelang dini hari.

“Puncaknya itu sekitar jam tiga pagi sampai subuh. Air cepat naik,” ujarnya.

Menurut Risky, air awalnya hanya menggenangi halaman rumah. Namun, pada siang hari, genangan mulai masuk ke dalam rumah warga.

“Awalnya semata kaki, lama-lama naik. Di jalan sudah cukup tinggi. Kami berharap cepat surut,” katanya.

Meski mencoba bertahan dengan humor dan hiburan sederhana, rasa cemas tetap menyelimuti warga. Banjir yang datang berulang membuat mereka hidup dalam kekhawatiran setiap kali hujan deras turun.

“Kalau hujan lama, pasti was-was. Takut banjir lagi,” ucap Risky.

Baca Juga:Detik-detik Warga Gotong Royong Evakuasi Lansia Stroke Saat Banjir Rendam Grand Cikarang CityBelajar Keuangan di Rumah: Anak Menyerap dari Contoh, Bukan Ceramah Orang Tua

Kondisi serupa dirasakan Herman (44). Ia menyebut banjir kali ini merendam perabot elektronik milik warga dan memaksa mereka memindahkan barang-barang ke tempat yang lebih tinggi.

“Drainasenya enggak kuat. Kalau hujan deras, air dari kali juga kencang. Saluran air kecil dan sering mampet, akhirnya air meluap ke jalan dan rumah,” kata Herman.

0 Komentar