Dari Indonesia ke Swiss, Apa yang Perlu Diketahui dari WEF Davos 2026?

World Economic Forum
World Economic Forum
0 Komentar

Menyeimbangkan Pertumbuhan dengan Keberlanjutan Lingkungan

Selain pertumbuhan ekonomi dan teknologi, WEF Davos 2026 juga menempatkan keberlanjutan sebagai agenda penting melalui tema “How can we build prosperity within planetary boundaries?”.

Forum ini mendorong pendekatan ekonomi yang regeneratif, sirkular, dan inklusif, memastikan agar pertumbuhan tidak mengorbankan lingkungan.

Perubahan preferensi konsumen membuat keberlanjutan semakin relevan bagi bisnis: studi OECD mencatat 65 persen konsumen global bersedia bersedia untuk mengubah gaya hidup mereka demi kebaikan lingkungan, sehingga perusahaan yang lebih berkelanjutan punya peluang lebih besar membangun preferensi dan loyalitas.

Baca Juga:Sebagian Besar Kabupaten Bekasi Masih Terdampak Banjir, 1336 Keluarga Mengungsi2 Tahun Tidak Digunakan KBM, Tiga Ruang Kelas SMPN 03 Ciksel Ambruk Karena Cuaca Ekstrem

Di Indonesia, peluangnya juga konkret. Laporan AC Ventures–BCG memetakan potensi green growth hingga US$400 miliar dan peluang bisnis utama di jasa strategi/profesional, solusi pengurangan intensitas emisi, serta emission offsetting, yang pada akhirnya menguntungkan perusahaan sekaligus mendukung target iklim.

Pada gelaran ke-56 ini, sekitar 3.000 peserta dari hampir 130 negara dijadwalkan hadir, mencerminkan keberagaman perspektif lintas sektor.

Sejalan dengan tema WEF tahun ini, DANA sebagai salah satu dompet digital terkemuka di Indonesia, turut hadir untuk ketiga kalinya di WEF Davos.

Ini menegaskan komitmen jangka panjang untuk terlibat aktif dalam forum internasional sekaligus mendukung ekosistem tekfin Indonesia agar terus berkembang secara inklusif, tepercaya, dan berkelanjutan, termasuk melalui fokus pada pengembangan layanan keuangan digital berbasis komunitas dan pengguna yang berdampak serta bertanggung jawab bagi lingkungan. Komitmen ini juga didokumentasikan secara transparan melalui Sustainability Report 2024 yang dipublikasikan DANA pada Desember lalu.

Vince Iswara, CEO & Co-Founder DANA Indonesia, menyampaikan bahwa keterlibatan di WEF Davos menjadi ruang penting untuk terus belajar dan berkontribusi.

“WEF Davos adalah forum strategis untuk memahami bagaimana dunia bergerak dan bagaimana Indonesia dapat mengambil peran yang lebih aktif. Bagi DANA, partisipasi ini sejalan dengan komitmen kami untuk mendukung kebiasaan finansial yang sehat lewat layanan keuangan digital yang aman, inklusif, dan selaras dengan keberlanjutan bumi,” ujar Vince.

Tentang DANA

DANA (PT Espay Debit Indonesia Koe) adalah perusahaan teknologi keuangan berbasis dompet digital yang menyediakan platform pembayaran dan layanan keuangan di Indonesia.

0 Komentar