Warga Perumahan PNR Manfaatkan Banjir dengan Mancing Lele, Tetap Waspada Genangan

Warga Puri Nirwana Residence memancing lele di tengah banjir yang merendam permukiman.
Warga Puri Nirwana Residence memancing lele di tengah banjir yang merendam permukiman.
0 Komentar

KBEONLINE.ID KARAWANG – Banjir yang merendam Perumahan Puri Nirwana Residence (PNR) di Desa Sukaraya, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi, tak sepenuhnya disikapi dengan keluhan.

Di tengah genangan air, sejumlah warga justru memanfaatkan situasi dengan memancing ikan lele untuk menghibur diri dan warga sekitar.

Warga terlihat berkumpul di area yang tergenang sambil memegang joran sederhana.

Baca Juga:7 Hal Penting yang Harus Disiapkan Sebelum Musim Penghujan dan Banjir MelandaBanjir Rendam SMPN 4 Cikarang Barat, Lebih dari Seribu Siswa Terpaksa Belajar Daring

Ikan lele yang dipancing diketahui memang sengaja ditebar untuk mengurangi kejenuhan warga akibat banjir yang belum juga surut.

Salah seorang warga, Kirman, membenarkan hal tersebut.

“Iya, ikannya memang sengaja ditebar buat hiburan warga. Tadi ada juga yang dapat lele ukuran hampir dua kilo,” ujarnya.

Meski terlihat santai, banjir yang melanda kawasan tersebut tetap menyisakan kekhawatiran.

Genangan air mulai memasuki kawasan perumahan sejak Minggu (18/1/2026) pagi, akibat luapan kali sekunder yang diperparah dengan sistem drainase yang kurang optimal.

Warga lainnya, Anjar (32), mengungkapkan hujan deras sudah terjadi sejak Sabtu malam.

“Hujannya mulai Sabtu malam sekitar jam sembilan. Paling deras itu Minggu dini hari sampai subuh,” tuturnya.

Menurut Anjar, air awalnya hanya menggenangi halaman rumah, namun perlahan naik hingga masuk ke dalam rumah.

Baca Juga:Banjir 1,5 Meter Rendam Permukiman Warga di Cikarang Utara, Ratusan Rumah TerdampakKDM Siapkan 'Sekolah Maung', Cetak Manusia Unggul Jawa Barat Mulai 2027

“Sekarang sudah semata kaki. Kalau di jalan lebih tinggi lagi. Mudah-mudahan cepat surut,” katanya.

Ia mengaku banjir yang kerap berulang setiap musim hujan membuat warga selalu waswas.

Hingga kini, penanganan dari pihak pengembang maupun pemerintah dinilai belum memberikan solusi jangka panjang.

Hal senada disampaikan Ando (44). Ia mengatakan banjir kali ini merendam sejumlah perabot rumah tangga dan memaksa sebagian warga mengamankan barang ke tempat yang lebih tinggi.

“Drainase kecil dan sering tersumbat. Kalau hujan lama dan aliran kali deras, air pasti naik ke rumah,” jelasnya.

Warga berharap ada penanganan serius, khususnya perbaikan drainase dan pengelolaan aliran air, agar banjir tidak terus menjadi masalah tahunan di kawasan permukiman tersebut.

0 Komentar