4 Gold Saint Terkuat Era Sasha

Gold Saint Manigoldo
Gold Saint terkuat di Saint Seiya: The Lost Canvas (Era Sasha). (youtube)
0 Komentar

KBEonline.id – Siapa yang masih ingat dengan manga atau anime Saint Seiya: The Lost Canvas? Mungkin yang masih ingat anak-anak kelahiran 2000an, di Lost Canvas banyak penggemar anime atau manga Saint Seiya bertanya-tanya dan berspekulasi siapa sih Gold Saint terkuat di Saint Seiya: The Lost Canvas (Era Sasha).

Oh yah, jika Kamu belum mengetahui Gold Saint adalah 12 prajurit terkuat dan berpangkat tertinggi dalam pasukan Dewi Athena di serial anime/manga Saint Seiya, yang mengenakan baju zirah (Cloth) Emas sesuai 12 rasi bintang zodiak, menguasai Indra Ketujuh, dan bertugas menjaga Sanctuary serta menjadi garis pertahanan terakhir Athena.

Gold Saint adalah tingkatan tertinggi di antara para Saint, melampaui Saint Perunggu (Bronze Saint) dan Saint Perak (Silver Saint).

Baca Juga:7 Rekomendasi Tempat Nyarap Malam Terbaik di BandarlampungRamah Dikantong! Ini Dia 5 Rekomendasi Tempat Makan Mie Ayam di Karawang, Tempatnya Bagus dan Nyaman

Setiap Gold Saint mewakili satu rasi bintang zodiak (misalnya, Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, Virgo, Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, Pisces).

Nah, di artikel ini kita akan membahas siapa sih Gold Saint terkuat di Saint Seiya: The Lost Canvas (Era Sasha) dan apa saja kemampuan mereka.

1. Leo Regulus (Leo Gold Saint)

Sering dianggap sebagai Gold Saint terkuat dalam sejarah seri ini karena bakat alaminya yang jenius. Dia mampu meniru dan melampaui teknik lawan, serta teknik pamungkasnya, Zodiac Clamation, yang menggabungkan kekuatan 12 Gold Cloth sekaligus.

Sebelum menjadi Saint Leo, Regulus menghabiskan masa kecilnya bersama ayahnya di hutan belantara.

Setelah ayahnya gugur dalam pertempuran melawan Rhadamanthys, Regulus menjaga kain Leo selama bertahun-tahun dan dari banyak orang yang ingin merebutnya darinya hingga Sisyphus datang untuk membawanya menjadi Saint Emas Leo yang baru.

Skill Saint Leo, Regulus

– Lightning Plasma

Regulus memfokuskan dan melepaskan Cosmo-nya dalam serangkaian pancaran cahaya listrik kecil, yang menyerang lawan dengan kecepatan cahaya. Tidak seperti Petir, mustahil untuk melihat menembus ribuan pukulan yang diluncurkan secara instan, karena musuh melihat dirinya terjebak dalam jaring pancaran yang merusak.

– Lightning Bolt

Leo Saint melemparkan tinjunya dengan kecepatan ekstrem, menciptakan celah di udara yang kemudian dialiri arus listrik tinggi yang dihasilkan oleh Cosmo-nya. Arus tersebut terus menyerang lawan meskipun kekuatan penghancurnya ditahan.

0 Komentar