‎Geobag Tutup Tanggul Jebol di Muaragembong  ‎

Banjir di Kecamatan Muaragembong Kabupaten Bekasi
Banjir di Kecamatan Muaragembong Kabupaten Bekasi
0 Komentar

‎“Di lima titik di Pantai Bakti ini ada tanggul yang sudah runtuh, bahkan ada yang betonnya sudah tidak ada sama sekali. Kondisi ini sudah lama tergerus air dan kini mengancam badan jalan yang hanya bertahan dengan karung-karung,” jelasnya.

‎Saat ini, pihak kecamatan tengah menyiapkan lokasi pengungsian untuk mengantisipasi kemungkinan banjir susulan apabila debit air terus meningkat hingga malam hari. Sukarmawan pun mendesak BBWS Citarum untuk bertanggung jawab dan segera melakukan penanganan permanen.

‎“Ini menjadi keprihatinan kami. Kami mendesak BBWS Citarum segera melakukan langkah preventif dan antisipatif dengan membangun tanggul permanen. Tanggul darurat dengan karung pasir tidak akan pernah cukup, bahkan satu minggu pun kecil kemungkinannya bisa bertahan,” tegasnya.

Baca Juga:Real Madrid Siap Mati-matian Demi Tanda Tangan Pelatih Baru Jurgen KloppManfaat Makan Telur Setiap Hari: Sumber Gizi Murah yang Sering Diremehkan

‎Sementara itu, Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan BBWS Citarum, Jaya Sampurna, membenarkan adanya lima titik tanggul kritis di wilayah Muaragembong. Pihaknya telah mengirimkan material kedaruratan berupa satu kontainer berisi sekitar 1.000 unit geobag untuk menutup titik jebol di Kampung Bendungan yang panjangnya mencapai sekitar 10 meter.

‎“Tanggul jebol ini akan kami tangani secara darurat dengan pemasangan geobag yang diperkuat dolken, agar aliran air dapat tertutup sementara. Setelah itu, masyarakat diharapkan bisa kembali beraktivitas. Ke depannya tentu akan dilakukan penanganan permanen,” ujar Jaya.

‎Ia menambahkan, meningkatnya debit Sungai Citarum saat ini membuat tanggul-tanggul kritis di wilayah Muaragembong memiliki tingkat kerawanan yang tinggi.

‎“Hari ini peralatan sudah berjalan. Targetnya satu titik besar bisa tertutup hari ini, sementara titik lainnya ditangani dalam satu hingga tiga hari ke depan. Kami upayakan potensi kebocoran ini segera tertangani agar masyarakat bisa beristirahat dengan lebih tenang,” tandasnya. (Iky)

0 Komentar