Sodetan dan Penataan Tata Ruang Disiapkan Atasi Banjir Bekasi

Banjir di Bekasi
Sodetan dan Penataan Tata Ruang Disiapkan Atasi Banjir Bekasi.
0 Komentar

“Kita ingin solusi jangka panjang, bukan sekadar tambal sulam. Titik-titik rawan jebol akan kita ajukan untuk penanganan permanen,” ujarnya.

Asep juga menyoroti permukiman di bantaran sungai yang selama ini berada di kawasan rawan banjir. Di beberapa lokasi seperti Tanjungsari, Pemkab Bekasi berencana melakukan penertiban dan relokasi warga guna memungkinkan pengerukan sungai dan pembangunan tanggul.

“Kalau tidak ditangani, setiap hujan dua jam saja sudah banjir. Masyarakat juga sudah paham dan siap direlokasi demi keselamatan,” kata Asep.

Baca Juga:Terpilih Secara Aklamasi, Saiful Bahri Resmi Nahkodai Karang Taruna Desa Sukaresmi Jangan Coba-coba! Ini Dia Empat Buah yang Sebaiknya Tidak Dikonsumsi Secara Bersamaan

Ia menambahkan, persoalan banjir tidak terlepas dari pesatnya pembangunan perumahan yang mengubah kawasan resapan air. Karena itu, Asep menyatakan sejalan dengan kebijakan Gubernur Jawa Barat terkait pembatasan sementara perizinan perumahan.

“Tempat air sekarang jadi rumah. Airnya mau ke mana? Tata ruang harus kita benahi,” tuturnya.

Pemkab Bekasi, lanjut Asep, akan terus mencari inovasi untuk mengurangi risiko banjir, dengan menitikberatkan pada solusi struktural dan pembenahan tata ruang agar persoalan banjir tidak terus berulang setiap tahun.

“Ke depan, Pemkab Bekasi akan menitikberatkan penanganan banjir pada solusi struktural serta pembenahan tata ruang agar kejadian serupa tidak terus berulang setiap tahun.” tandasnya. (Iky)

0 Komentar