Mbappe dan Vinicius Pimpin Kebangkitan Real Madrid, Monaco Dibantai Enam Gol di Bernabeu

Real Madrid pesta gol di Santiago Bernabéu usai menghajar AS Monaco 6-1 di ajang Liga Champions.
Real Madrid pesta gol di Santiago Bernabeu usai menghajar AS Monaco 6-1 di ajang Liga Champions.
0 Komentar

KBEONLINE.ID KARAWANG — Real Madrid perlahan bangkit dari periode tergelap mereka musim ini.

Bermain di Santiago Bernabéu, Los Blancos menghantam AS Monaco dengan skor telak 6-1 dalam lanjutan Liga Champions, sebuah kemenangan yang terasa lebih dari sekadar tiga poin.

Laga ini menjadi titik balik setelah rangkaian hari penuh tekanan: pemecatan Xabi Alonso, tersingkir dari Copa del Rey, hingga gelombang protes suporter yang sempat memenuhi stadion dengan siulan dan sapu tangan putih.

Baca Juga:Dominic Solanke Antar Tottenham Taklukkan Dortmund, Thomas Frank Tarik Napas LegaGabriel Jesus Wujudkan Mimpi di San Siro, Arsenal Lolos ke 16 Besar Liga Champions dengan Gaya

Namun pada malam ini, suasana berubah. Bernabéu kembali bernyanyi.

Kylian Mbappe mencetak dua gol, Jude Bellingham menyumbang satu gol, sementara Franco Mastantuono dan Vinícius Júnior ikut mencatatkan nama di papan skor.

Satu gol lainnya hadir dari bunuh diri bek Monaco, Thilo Kehrer.

Sorotan utama tertuju pada Vinícius Júnior. Pemain Brasil itu sebelumnya menjadi sasaran kritik tajam suporter, bahkan dianggap sebagai simbol kegagalan era sebelumnya.

Namun di laga ini, ia merespons dengan performa gemilang dengan mencetak satu gol dan terlibat langsung dalam terciptanya tiga gol lainnya.

Gol Vinícius pada menit ke-63 menjadi momen emosional. Usai melepaskan tembakan keras ke sudut atas gawang, ia tidak berlari ke arah tribun.

Ia menunduk dan kembali ke tengah lapangan, disusul rekan-rekannya yang memeluknya satu per satu.

Baca Juga:Bodo Glimt Permalukan Manchester City, Guardiola Akui Timnya Sedang TerpurukJejak Panjang Korupsi di Kemenag: Dari Orde Lama hingga Gus Yaqut

“Beberapa hari terakhir sangat rumit bagi saya. Saya tidak ingin menjadi pusat perhatian karena hal-hal di luar lapangan,” ujar Vinícius seusai laga dikutip dari The Guardian Rabu, (21/1/2026)

Pelatih anyar Madrid, Álvaro Arbeloa, menjadi orang pertama yang dipeluk Vinícius di pinggir lapangan. Ia menyebut momen itu sebagai simbol rekonsiliasi.

“Pelukan itu bukan hanya untuk saya, tapi untuk seluruh Madrid,” kata Arbeloa singkat.

Mbappé membuka pesta gol Madrid sejak awal laga. Usai mencetak gol pertamanya, ia mengangkat kedua tangannya seperti meminta ampun, gestur yang ditafsirkan sebagai permintaan maaf kepada publik Bernabéu.

0 Komentar