Banjir di Karawang Mulai Surut, Tersisa Lima Kecamatan Terdampak

Bupati Karawang Aep Syaepuloh ditemani Kepala BPBD Karawang
Bupati Karawang Aep Syaepuloh ditemani Kepala BPBD Karawang
0 Komentar

KBEONLINE.ID KARAWANG – Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, menyampaikan bahwa kondisi banjir di Kabupaten Karawang menunjukkan perkembangan yang positif. Berdasarkan pembaruan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), wilayah terdampak banjir saat ini tersisa di lima kecamatan dan 10 desa. Jumlah tersebut menurun signifikan dibandingkan sebelumnya yang mencapai 11 kecamatan dan 21 desa.

Meski demikian, Bupati Aep menegaskan bahwa Desa Karangligar masih menjadi wilayah dengan kondisi terparah. Ketinggian air di daerah tersebut dilaporkan mencapai sekitar dua meter. Pemerintah daerah terus memfokuskan upaya penanganan dan bantuan bagi warga terdampak, khususnya di wilayah yang masih terendam cukup dalam.

Aep menjelaskan bahwa secara umum penanganan banjir di Karawang berjalan dengan baik dan lancar berkat kolaborasi lintas sektor.

Baca Juga:Bela Diri, KDM Bantah Rumah Panggung Karanglinggar Kebanjiran dan Sebut Masih Bisa DitinggaliGebrakan Awal Tahun, Bupati Karawang Resmikan Jembatan Baru Parakan, Pastikan Pembangunan Merata

“Seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dikerahkan untuk saling berkoordinasi dan bertanggung jawab sesuai dengan tugas masing-masing,” ujarnya pada Kamis (22/1/2026).

Pola kerja ini dinilai efektif dalam mempercepat penanganan di lapangan.

“Apabila terjadi rumah roboh akibat banjir, maka langsung ditangani oleh perangkat daerah terkait perumahan dan kawasan permukiman. Sementara itu, Dinas Kesehatan berperan dalam pemeriksaan kesehatan warga dengan dukungan rumah sakit daerah dan puskesmas,”pungkasnya.

Menurutnya, sinergi tersebut mencegah ketergantungan antarinstansi dan mempercepat pelayanan kepada masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Karawang juga menerima perhatian dari pemerintah pusat. Pada Rabu (besok), dijadwalkan kunjungan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak ke Desa Karangligar. Sebelumnya, Wakil Presiden Republik Indonesia juga telah meninjau lokasi banjir di Kelurahan Tanjungpura, Karawang Barat.

Beberapa wilayah lain seperti Kecamatan Rengasdengklok dan Tirtajaya masih terendam air setinggi 20 hingga 40 sentimeter. Namun, hingga sore hari kondisi dinilai relatif aman. Aep menekankan bahwa situasi banjir di Karawang sangat dipengaruhi oleh curah hujan di daerah hulu seperti Bogor, Purwakarta, dan Bandung, mengingat pertemuan aliran Sungai Cibeet dan Citarum berada di wilayah Karawang.

Terkait aktivitas pendidikan, Pemerintah Kabupaten Karawang mengambil langkah antisipatif. Sekolah yang terdampak banjir dengan ketinggian air di atas 40 sentimeter tidak diizinkan melaksanakan pembelajaran tatap muka dan sementara dialihkan ke pembelajaran dari rumah. Sementara itu, sekolah di wilayah Tanjungpura yang sudah surut dipertimbangkan untuk kembali beroperasi.

0 Komentar