“Debit air sungai meningkat signifikan sejak Kamis pagi akibat hujan deras yang merata. Hal ini menyebabkan air meluap ke permukiman warga,” kata Dodi Supriadi kepada Cikarang Ekspres, Kamis (22/1/2026).
Ia menegaskan, pihaknya telah menyiagakan personel dan peralatan di seluruh wilayah terdampak, termasuk perahu evakuasi dan logistik darurat. Ia juga terus berkoordinasi dengan TNI, Polri, serta pemerintah kecamatan dan desa untuk memastikan evakuasi berjalan aman.
“Kami mengimbau warga tetap waspada, terutama yang berada di bantaran sungai dan daerah rawan genangan. Jika kondisi air terus meningkat, segera mengungsi ke tempat yang lebih aman,” ujarnya.
Baca Juga:Jadwal Bioskop Trans TV 22 Januari 2026 Beserta Sinopsis, Malam Ini Nonton Film Horor usai BeraktivitasBREAKING NEWS: Kabag Kesra Setda Bekasi Meninggal Dunia Usai Kecelakaan di Tol Cipularang KM 83 B
Dalam penanganan darurat, BPBD bersama unsur terkait telah melakukan pemantauan dan pengamanan lokasi bencana, evakuasi warga terdampak, serta pendistribusian bantuan logistik. Koordinasi lintas instansi terus dilakukan guna memastikan penanganan berjalan optimal.
“Prioritas utama saat ini adalah keselamatan warga serta pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi,” pungkas Dodi.
Hingga berita ini diturunkan, petugas gabungan dari BPBD, TNI, Polri, PMI, relawan kebencanaan, serta aparatur pemerintah kecamatan dan desa masih bersiaga di lokasi-lokasi terdampak banjir. (Iky)
