Pembangunan rumah panggung yang sebelumnya dijanjikan rampung seluruhnya pada akhir 2025 memang mengalami keterlambatan. Hingga memasuki musim penghujan, proses pembangunan masih berlangsung dan belum seluruhnya selesai. Akibatnya, saat banjir kembali melanda, wilayah tersebut tetap terdampak.
Dari target seribu unit rumah panggung yang sempat dijanjikan, realisasi pembangunan tahap awal hanya mencakup 25 unit rumah dengan ketinggian sekitar 2,5 meter di dusun kampek. Jumlah tersebut dinilai belum sebanding dengan kebutuhan warga Desa Karangligar yang kerap terdampak banjir.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang, Usep Supriatna, mengatakan rumah panggung yang belum selesai saat ini masih terdampak banjir.
Baca Juga:Gebrakan Awal Tahun, Bupati Karawang Resmikan Jembatan Baru Parakan, Pastikan Pembangunan MerataMau Dapat Uang 1 Miliar Perdana? Begini Panduan Lengkap Menyusunnya dari Nol hingga Tembus Angka Fantastis
“Rumah panggung yang belum selesai terendam sampai atap. Alhamdulillah, yang sudah selesai juga terendam, tapi airnya tidak terlalu naik ke atas, khususnya di Dusun Kampek,” ujarnya, Selasa (20/1).
Usep menambahkan, pihaknya akan melakukan evakuasi warga untuk mencegah mereka terisolasi akibat banjir. “Kita akan evakuasi agar masyarakat tidak terisolir,” katanya.
Sementara itu, Kepala Desa Karangligar, Ersim, mengungkapkan, hingga saat ini sebanyak 20 unit rumah panggung telah selesai dibangun. Sementara itu, empat unit lainnya masih dalam tahap pemasangan atap, dan satu calon penerima bantuan memilih mengundurkan diri.
“Sekarang sudah ada 20 rumah panggung yang selesai. Empat unit masih pemasangan atap, dan satu lagi mengundurkan diri,” katanya.
Ia menjelaskan bahwa pembangunan rumah panggung tersebut sejatinya ditargetkan rampung pada akhir tahun 2025. Namun, target tersebut tidak tercapai karena berbagai kendala di lapangan.
“Seharusnya selesai sampai akhir 2025, tapi memang kondisi di lapangan kurang mendukung, sehingga pekerjaannya molor,” ujarnya.
Menurut Ersim, Pemerintah Provinsi Jawa Barat sempat menyampaikan bahwa pembangunan rumah panggung ditargetkan kembali selesai pada akhir Januari 2026. Namun, banjir yang kembali melanda Desa Karangligar membuat target tersebut terancam kembali mundur.
Baca Juga:10 Mobil Terlaris Sepanjang 2025: Membaca Selera Konsumen Indonesia Mobil Keluarga Masih Jadi IdamanSaatnya Menormalkan Pola Hidup Dewasa di Usia 25 Tahun
“Dari Pemprov Jabar sempat menyampaikan targetnya akhir Januari 2026. Tapi dengan kondisi sekarang yang kembali terdampak banjir, ini juga bisa molor lagi,” jelasnya.
Meski demikian, Ersim menyebut sebagian warga sudah mulai menempati rumah panggung yang telah selesai dibangun, meskipun proses serah terima secara resmi belum dilakukan.
