Borneo FC Fokus Jaga Konsistensi Demi Kejar Gelar Juara Super League

Borneo FC Samarinda
Statistik Menggila Borneo FC: Bukan Sekadar 10 Kemenangan, Pesut Etam Terganas & Paling Sulit Dibobol
0 Komentar

kbeonline.id – Bursa transfer putaran kedua BRI Super League 2025-2026 menjadi momen krusial bagi Borneo FC Samarinda. Tim berjuluk Pesut Etam itu tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan untuk memperkuat fondasi skuat, demi menjaga peluang meraih prestasi tertinggi di akhir musim.

Saat ini, Borneo FC berada di posisi kedua klasemen sementara dengan koleksi 37 poin, hanya terpaut satu angka dari pemuncak klasemen, Persib Bandung. Kondisi tersebut membuat persaingan menuju jalur juara semakin ketat dan menuntut konsistensi tinggi dari setiap elemen tim.

Evaluasi Skuat Jadi Langkah Wajar di Fase Krusial

Manajer Borneo FC, Dandri Dauri, menilai pembenahan skuat merupakan proses yang wajar dalam perjalanan sebuah klub, terlebih saat kompetisi memasuki fase penentuan. Menurutnya, setiap keputusan yang diambil manajemen selalu melalui pertimbangan matang bersama tim pelatih.

Baca Juga:Jelang Putaran Kedua, Bali United Lepas Yabes Roni dan Datangkan Diego CamposLaga Krusial Super League Dipimpin Wasit Asing Mulai Pekan ke-18

“Saya menilai hasil pemikiran manajemen dan pelatih tentu melalui kesepakatan demi yang terbaik. Dari sisi pelatih mungkin ada pertimbangan teknis, dan kepergian dua pemain bisa saja dikategorikan karena kontribusinya belum maksimal,” ujar Dandri.

Ia menegaskan bahwa manajemen siap mendukung penuh setiap kebijakan teknis yang telah diputuskan, termasuk mencari solusi terbaik untuk menjaga kekuatan tim.

“Sebagai manajemen, saya mendukung penuh dan berusaha mencari solusi, apakah dengan pemain pengganti atau langkah lain. Kita masih menunggu evaluasi terakhir sebelum laga 23 Januari 2026,” tambahnya.

Kombinasi Pemain Jadi Kunci Daya Saing

Lebih lanjut, Dandri menekankan bahwa sejak awal musim, Borneo FC telah membangun skuat dengan kombinasi ideal antara pemain muda, senior, dan rekrutan baru. Menurutnya, keseimbangan tersebut menjadi fondasi penting dalam menghadapi ketatnya kompetisi.

“Sejak awal musim saya sudah menegaskan bahwa kombinasi pemain muda, senior, dan pemain baru adalah bagian dari regulasi dan strategi tim. Itu semua merupakan kerja keras yang siap kita perjuangkan,” tuturnya.

Keberhasilan menutup putaran pertama dengan posisi papan atas pun disyukuri manajemen. Namun, Dandri mengingatkan bahwa capaian tersebut tidak boleh membuat tim lengah.

Peluang Juara Masih Terbuka Lebar

0 Komentar