KBEonline.id – Sholat Dhuha adalah salat sunnah muakkadah (sangat dianjurkan) yang dikerjakan pada pagi hari setelah matahari terbit hingga menjelang Zuhur, dimulai sekitar 15-20 menit setelah matahari terbit (sekitar pukul 07.00 pagi).
Selain menjadi ladang pahala dan sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT, ibadah ini juga diyakini dapat membuka pintu rezeki dan menenangkan hati.
Tidak heran jika banyak umat Muslim rutin melaksanakan Sholat Dhuha dalam kesehariannya.
Baca Juga:Adnan/Indah Sukses Tumbangkan Pasangan Peringkat 11 Dunia di Indonesia Master 202630+ Kode Redeem FC Mobile Hari Ini 21 Januari 2026, Sikat Segera Ribuan Gems hingga Paket Pemain Gratis!
Meski hukumnya sunnah, pelaksanaan Sholat Dhuha tidak boleh dilakukan secara sembarangan.
Waktu pelaksanaan dan keikhlasan niat menjadi faktor penting agar ibadah yang dikerjakan benar-benar bernilai pahala di sisi Allah SWT.
Bahkan, dalam ajaran Islam terdapat waktu-waktu tertentu yang justru dilarang untuk melaksanakan sholat sunnah, termasuk Sholat Dhuha.
Dua Waktu yang Diharamkan untuk Sholat Dhuha
Berdasarkan hadis Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, terdapat dua waktu utama yang tidak diperbolehkan untuk melaksanakan Sholat Dhuha:
1. Setelah Sholat Subuh hingga Matahari Meninggi
Waktu pertama yang dilarang adalah sejak selesai Sholat Subuh hingga matahari benar-benar naik dan bersinar terang.
Secara umum, rentang waktu ini berlangsung sekitar pukul 06.00 hingga 07.30 pagi, tergantung posisi matahari di masing-masing daerah.
2. Menjelang Waktu Dzuhur hingga Matahari Tergelincir
Waktu kedua adalah saat matahari berada tepat di tengah langit, sebelum masuk waktu Dzuhur.
Baca Juga:50+ Kode Redeem Free Fire 21 Januari 2026 Lengkap Cara Klaim, Ambil Sekarang Sebelum Expired!Tanggul Citarum Rawan Jebol di Titik Lain, BPBD Minta BBWS Jangan Tunggu Ambruk
Biasanya terjadi sekitar pukul 11.00 hingga 12.00 siang. Pada waktu ini, umat Muslim dianjurkan untuk menunda sholat sunnah hingga matahari mulai condong ke arah barat.
Dalil Hadis Tentang Larangan Waktu Sholat
Larangan ini memiliki dasar yang kuat dari hadis Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam.
Dalam riwayat Ibnu Abbas disebutkan bahwa Rasulullah melarang sholat setelah Subuh hingga matahari terbit sempurna, dan setelah Ashar hingga matahari terbenam.
Hadis lain dari Zaid bin Arqam juga menjelaskan bahwa waktu paling utama untuk Sholat Dhuha adalah ketika matahari telah terasa panas, bahkan anak unta pun bangkit dari tempat duduknya karena sengatan sinar matahari. Hal ini menegaskan bahwa Sholat Dhuha sebaiknya dilakukan saat matahari sudah cukup tinggi.
