KBEOnline.id – Ubisoft bikin gebrakan di awal tahun—beneran nggak main-main. Tiba-tiba aja mereka ngumumin enam game yang masih digarap resmi dibatalkan, termasuk remake Prince of Persia: The Sands of Time yang udah lama banget ditunggu-tunggu. Di saat yang sama, tujuh game lain juga harus rela ditunda demi ngejar level kualitas yang mereka mau sekarang.
Keputusan ini bagian dari apa yang Ubisoft sebut sebagai “reset besar-besaran.” Selama dua bulan terakhir, manajemen mereka benar-benar bongkar habis-habisan semua pipeline pengembangan. Dari cara tim kerja, proses produksi, sampai ke mana arah portofolio game mereka, semuanya dievaluasi lagi. Ujung-ujungnya, seluruh roadmap tiga tahun ke depan ikut dirombak.
Sekarang, Ubisoft memutuskan buat lebih fokus ke kualitas, bukan lagi jumlah game. Mereka balik ke akarnya: game open-world adventure yang udah jadi ciri khas, kayak Assassin’s Creed dan Far Cry. Tapi, mereka juga masih ngelirik masa depan di model game live service, asalkan pondasinya kuat dan nggak setengah-setengah.
Baca Juga:Manga Dokyo shiteiru Kensei no Onna Shisho Diadaptasi Jadi AnimeA New Dawn Langsung Tancap Gas dengan Trailer Utama yang Bikin Terpukau
Enam proyek yang dipotong dinilai udah nggak cocok sama standar dan prioritas baru. Selain remake Prince of Persia, ada empat game lain yang belum pernah diumumin ke publik—tiga di antaranya IP baru, satu lagi game mobile. Satu judul tambahan, bahkan, masih benar-benar misterius, sama sekali nggak ada info.
Nggak cuma itu, Ubisoft juga mundurin jadwal rilis tujuh game supaya developernya punya waktu lebih buat ngasah kualitas. Salah satu yang bikin banyak orang penasaran, ada satu proyek misterius yang awalnya mau keluar tahun fiskal 2026, tapi diundur ke 2027. Banyak yang nebak ini remake Assassin’s Creed IV: Black Flag, soalnya ada bocoran entri “Assassin’s Creed Black Flag Resynced” di situs rating PEGI.
Soal pembatalan remake The Sands of Time, tim pengembang lewat akun resmi Prince of Persia jujur aja ke fans. Mereka bilang keputusan ini berat dan emosional, tapi harus diambil karena proyeknya belum nyampe di kualitas yang layak buat nama besar The Sands of Time. Ubisoft juga ngasih penegasan: Prince of Persia belum tamat, seri ini masih penting di rencana mereka ke depan.
