Thomas Frank Beberkan Alasan Skuad Asuhannya Dapat Tumbangkan Dortmund

Thomas Frank beberkan alasan anak asuhnya bisa tumbangkan Borussia Dortmund.
Thomas Frank beberkan alasan anak asuhnya bisa tumbangkan Borussia Dortmund.
0 Komentar

KBEONLINE.ID KARAWANG — Thomas Frank berada di bawah tekanan hebat menjelang laga Liga Champions Tottenham Hotspur menghadapi Borussia Dortmund.

Dengan hanya 11 pemain outfield utama tersedia, pilihan skuad tampak sangat terbatas. Namun keputusan taktis Frank membuahkan hasil spektakuler.

Awalnya, ekspektasi publik adalah Spurs akan bermain dalam formasi 4-2-3-1 dengan Djed Spence di sayap kiri.

Baca Juga:Menelaah Penyebab Manchester City Alami Penurunan Performa di Tengah Musim DinginMoises Caicedo Selamatkan Wajah Chelsea yang Sempat Mengecewakan Melawan Pafos

Namun saat kick-off, ternyata Frank memilih formasi 3-4-2-1, menempatkan Destiny Udogie sebagai bek tengah sisi kiri dan Spence sebagai wing-back kiri.

“Thomas Frank didorong ke sudut di semua level, termasuk pemilihan tim. Manajer Tottenham hampir tidak punya opsi, hanya 11 pemain outfield utama untuk laga Liga Champions kandang melawan Borussia Dortmund pada Selasa malam,” kata David Hytner dikutip dari The Guardian Kamis, (22/1/2026).

Keputusan formasi itu bekerja sempurna. Dortmund yang berada di peringkat kedua Bundesliga terkejut dengan intensitas Spurs.

Djed Spence dan Wilson Odobert menjadi ancaman besar, sementara Xavi Simons mengisi peran kreatif di lini serang.

Daniel Svensson dari Dortmund diusir dari lapangan pada menit ke-26, memperparah tekanan bagi tim tamu. Spurs tetap disiplin dan menjaga keunggulan hingga akhir pertandingan.

Dominic Solanke, yang baru pulih dari cedera panjang, mencetak gol pertamanya musim ini dan menjadi titik fokus serangan.

“Ini salah satu momen tersulit dalam hidup saya. Sampai pada titik di mana saya tidak tahu kapan akan bisa kembali. Saya tidak memiliki kejelasan itu, dan itu mungkin bagian tersulit,” ucap Solanke.

Baca Juga:Dominik Szoboszlai dan Liverpool Menang Nyaman atas Marseille di Liga ChampionsNewcastle Menang 3-0 atas PSV, Tapi Kekhawatiran Guimaraes Membayangi

Kemenangan ini bukan sekadar tiga poin. Frank kini memiliki kesempatan untuk membangun momentum, khususnya di Liga Champions, yang bisa menjadi ‘perisai’ hingga pertengahan Maret.

Jika Spurs menang di Eintracht Frankfurt pada laga terakhir fase grup, tim ini akan lolos langsung ke babak 16 besar.

0 Komentar