UPDATE Banjir Karawang: 10 Desa di 5 Kecamatan Masih Tergenang

Banjir karawang
Hujan deras yang mengguyur Karawang memicu peningkatan debit Sungai Cidawolong hingga menimbulkan arus balik ke permukiman warga
0 Komentar

“Namun karena intensitas hujan yang terus berlangsung, bencana kemudian meluas ke sejumlah kecamatan lainnya, seperti Pangkalan, Rawamerta, Klari, Karawang Timur, Telukjambe Timur, hingga Karawang Barat,” ujar Ferry.

Menurut Ferry, kondisi banjir terparah terjadi di Desa Segaran, Kecamatan Batujaya, dengan jumlah terdampak mencapai 2.006 KK atau 5.966 jiwa, serta 1.313 rumah terendam. Selain itu, banjir juga berdampak signifikan di Desa Batujaya, Kecamatan Batujaya, dengan 1.339 KK atau 5.695 jiwa terdampak dan 1.074 rumah terendam.

Di Desa Kertarahayu, Kecamatan Cibuaya, tercatat sebanyak 1.135 KK atau 3.305 jiwa terdampak. Di wilayah tersebut terdapat empat bayi dan 10 balita, dengan jumlah rumah terendam mencapai 900 unit.

Baca Juga:Somplak, Kepergok Mencuri Damai di Kantor Desa Medangasem, Pulangnya Malah Bawa Temen Rusak Rumah KorbanProyek Tol Japek 2, Warga Burangkeng Protes, Muncul Opsi Relokasi Lahan SDN 04 Tak Sesuai Rekomendasi Desa

Selain banjir, BPBD Karawang juga mencatat kejadian cuaca ekstrem di sejumlah kecamatan, antara lain Telagasari, Banyusari, Kutawaluya, Cibuaya, Jayakerta, Pakisjaya, dan Cilamaya Kulon.

“Dampak cuaca ekstrem paling parah terjadi di Desa Tanah Baru, Kecamatan Pakisjaya. Sebanyak 14 KK atau 63 jiwa terdampak, dua orang mengalami luka-luka, dan 14 rumah mengalami kerusakan ringan,” ungkap Ferry.

Ferry menegaskan, BPBD Kabupaten Karawang telah melakukan penanganan sejak awal kejadian, mulai dari asesmen di lapangan, evakuasi warga terdampak, koordinasi lintas sektor, hingga penyiagaan personel dan penyaluran bantuan logistik.

“Sejak awal kejadian, kami langsung melakukan asesmen, berkoordinasi dengan unsur terkait, menyiagakan personel, serta menyalurkan bantuan logistik kepada masyarakat terdampak,” katanya.

Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di wilayah rawan banjir dan cuaca ekstrem, agar tetap waspada dan mengikuti perkembangan informasi resmi dari pihak berwenang.

“BPBD akan terus bersiaga dan mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana susulan,” tutup Ferry. (Siska)

0 Komentar