Ambruknya Rumah Acung Saat Hujan dan Angin Ribut Menerjang Kutawaluya

Rumah ambruk
Rumah Acung ambruk saat Hujan dan Angin Ribut menerjang Kutawaluya.
0 Komentar

KBEonline.id- Di tengah hujan angin rumah milik Acung (50) warga Dusun Rawabambu ll RT RW 009/003 Desa Sindangmulya Kecamatan Kutawaluya Kabupaten Karawang ambruk ratabke tanah.

Kejadian tragis itu selain rumah yang sudah lapuk juga akibat Intensitas hujan tinggi dan ditambah angin kencang.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 06.00 WIB pada hari Jumat tanggal 23 Januari 2026.

Baca Juga:Mau Tempel 20 Paket Sabu, Pria Asal Karawang Diringkus di Perumahan Citra Kebun MasLayanan BPKB di Program Polantas Menyapa, Terbuka dan Lebih Mudah Diakses Masyarakat

Rumah ambruk rata dengan tanah memang karena kondisi rumah yang sudah tidak layak huni.

Acung terpaksa mengungsi dan tinggal sementara di rumah orang tuanya bersama anaknya.

Situasi ini tentu menyulitkan pihak keluarga, mengingat kebutuhan ruang dan kenyamanan menjadi terbatas.

Rumah yang terbuat dari material kayu dan bambu tidak mampu menahan terpaan angin kencang dan hujan deras, sehingga ambruk. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian material yang ditaksir mencapai sekitar Rp 50 jutaan.

Kepala Dusun Rawabambu Desa Sindang Mulya Kecamatan Kutawaluya Carim membenarkan adanya kejadian tersebut.

Ia menyampaikan bahwa kondisi cuaca ekstrem menjadi penyebab utama robohnya bangunan rumah warga.

“Benar, tadi pagi terjadi hujan lebat disertai angin kencang. Bagian dapur rumah Pak Acung yang sudah termakan usia serta konstruksinya dari kayu dan bambu yang roboh. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” ungkap Carim, Jumat (23//1/2026)

Baca Juga:Petani Korban Banjir Cibuaya Ucapkan Terima Kasih ke Bupati Aep yang Fasilitasi Penyerapan Gabah ke BulogKPK Terus Obok-obok Pemkab Bekasi, Pemeriksaan Sekda Memperluas Mata Rantai Kasus Suap Ijon

Sebelumnya ia atas nama masyarakat sudah sering bahkan sudah empat kali mengajukan permohonan bantuan rumah tidak Layak Huni (Rutilahu) kepada dinas dan anggota dewan.

Namun sampai sekarang dan bahkan sampai ambruk juga belum di realisasikan. Beruntung, dalam peristiwa tersebut tidak ada korban luka maupun korban jiwa.

“Berharap adanya perhatian dan bantuan dari pemerintah, baik Pemerintah Desa , Pemerintah Kabupaten Karawang, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, maupun Pemerintah Pusat, agar segera menyalurkan bantuan melalui program rumah tidak layak huni, bedah rumah, maupun jenis bantuan dari CSR,” pungkasnya. **

0 Komentar