‎Banjir Rendam Karang Asih, Dapur Umum Salurkan Ribuan Porsi Makanan untuk Warga

Dapur Umum Karang Asih Layani Korban Banjir, Distribusikan Hingga 1.500 Porsi per Hari
Dapur Umum Karang Asih Layani Korban Banjir, Distribusikan Hingga 1.500 Porsi per Hari
0 Komentar

KBEONLINE.ID KABUPATEN BEKASI – Banjir setinggi sekitar satu meter yang merendam permukiman warga di Desa Karang Asih, Kecamatan Cikarang Utara, membuat aktivitas warga lumpuh. Kondisi tersebut mendorong didirikannya dapur umum untuk memenuhi kebutuhan makanan siap saji bagi warga terdampak.

‎Seperti diketahui, genangan air yang terjadi akibat hujan deras sejak Kamis (22/1/2026) siang hingga Jumat (23/1/2026) menyebabkan peralatan dapur warga terendam dan tidak dapat digunakan. Akibatnya, banyak warga kesulitan memasak dan memenuhi kebutuhan konsumsi harian.

‎Menyikapi hal itu, Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Saeful Islam, menyampaikan bahwa pendirian dapur umum di Desa Karang Asih, Kecamatan Cikarang Utara, merupakan inisiatif murni kemanusiaan yang digagas oleh ranting desa setempat untuk membantu warga terdampak banjir.

Baca Juga:‎Persib Umumkan Pemain Baru di GBLA Usai Lawan PSBS Biak, Layvin Kurzawa Sudah Fix, Pemain Timnas Menyusul?Dewave Family Massage & Reflexology Resmikan Cabang Pertama di Karawang

‎Menurut Saeful, dapur umum tersebut didirikan karena Desa Karang Asih menjadi salah satu wilayah terdampak banjir cukup parah, sekaligus lokasinya sangat dekat dengan permukiman warga yang membutuhkan bantuan makanan siap saji.

‎“Ini murni kemanusiaan. Tanpa melihat unsur bendera, lembaga, atau kepentingan apa pun. Kami hadir untuk melayani masyarakat,” kata Saeful Islam kepada Cikarang Ekspres, Jumat (23/1/2026).

‎Ia menjelaskan, dapur umum mulai beroperasi pada hari ini. Sejak siang hari, relawan telah menyiapkan makanan dan akan dilanjutkan untuk kebutuhan makan malam warga terdampak banjir.

‎Meski belum dapat beroperasi secara maksimal, Saeful mengungkapkan bahwa dapur umum tersebut mendapat dukungan dari sejumlah pihak, di antaranya Baznas dan beberapa lembaga lainnya.

‎“Kami ucapkan terima kasih atas kontribusinya. Namun sekali lagi, ini tetap kami tegaskan sebagai gerakan kemanusiaan,” ujarnya.

‎Dalam sehari, dapur umum tersebut mampu menyalurkan lebih dari 500 bungkus makanan per sekali distribusi. Jika dilakukan tiga kali pengiriman, jumlahnya bisa mencapai sekitar 1.500 bungkus per hari.

‎Namun, jumlah tersebut dinilai masih jauh dari kebutuhan warga. Saeful menyebut, khusus di kawasan Perumahan Puri Cikarang Hijau, kebutuhan makanan siap saji bisa mencapai lebih dari 5.000 bungkus per hari.

0 Komentar