Manahan Membisu, Persis Solo Gagal Bangkit Usai Dikalahkan Borneo FC

Persis Solo
Manahan Membisu, Persis Solo Gagal Bangkit Usai Dikalahkan Borneo FC
0 Komentar

kbeonline.id – Stadion Manahan kembali menjadi saksi kekecewaan mendalam publik Solo. Dalam laga pembuka putaran kedua BRI Super League 2025-2026, Jumat (23/1/2026), Persis Solo harus mengakui keunggulan Borneo FC dengan skor tipis 0–1. Kekalahan ini bukan hanya menyakitkan, tetapi juga mempertegas kondisi genting yang tengah dialami Laskar Sambernyawa di papan bawah klasemen.

Gol Cepat yang Memukul Mental

Harapan Persis untuk membuka putaran kedua dengan hasil positif langsung runtuh sejak menit ke-15. Borneo FC sukses mencuri gol melalui Mariano Peralta, memanfaatkan celah di lini pertahanan tuan rumah. Gol cepat tersebut membuat ritme permainan Persis terganggu, sementara Borneo tampil lebih tenang dan disiplin dalam menjaga keunggulan.

Sepanjang sisa babak pertama, Persis berusaha merespons dengan meningkatkan intensitas serangan. Namun, upaya yang dibangun kerap mentok di sepertiga akhir lapangan. Minimnya kreativitas dan penyelesaian akhir yang kurang efektif kembali menjadi masalah klasik yang menghantui tim asal Surakarta tersebut.

Baca Juga:Shayne Pattynama Resmi Berseragam Persija, Targetkan Juara Super LeaguePersija Serius Kejar Gelar, Datangkan Bek Brasil Paulo Ricardo

Dominasi Tanpa Hasil di Babak Kedua

Memasuki babak kedua, Persis tampil lebih agresif. Tekanan demi tekanan dilancarkan ke pertahanan Borneo FC, baik melalui serangan sayap maupun bola-bola langsung ke kotak penalti. Dukungan penuh ribuan suporter di Manahan pun tak henti mengalir, berharap gol penyeimbang segera tercipta.

Sayangnya, dominasi penguasaan bola tidak berbanding lurus dengan efektivitas. Beberapa peluang emas gagal dimanfaatkan dengan baik, sementara solidnya lini belakang Borneo FC membuat Persis frustrasi. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 0–1 tetap bertahan, meninggalkan rasa kecewa mendalam bagi tim dan pendukungnya.

Terjebak di Zona Merah

Kekalahan ini membuat posisi Persis Solo semakin mengkhawatirkan. Dari 18 pertandingan, mereka baru mengoleksi 10 poin dan kini terdampar di peringkat ke-16, zona degradasi. Persis hanya unggul selisih gol dari Semen Padang di posisi ke-17, serta tertinggal enam poin dari PSBS Biak yang berada di batas aman.

Situasi ini menjadi alarm keras bagi manajemen dan tim pelatih. Tanpa evaluasi menyeluruh, baik dari sisi taktik, mental pemain, maupun kebijakan transfer, ancaman turun kasta ke Liga 2 semakin nyata. Bermain di kandang sendiri pun tak lagi menjadi jaminan poin bagi Persis musim ini.

0 Komentar