KBEONLINE.ID KARAWANG – RSUD Karawang menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW pada Rabu (21/1/2026) dengan mengusung tema “Harmoni Tanggung Jawab Profesional, Kepedulian Sosial, dan Ibadah”. Kegiatan ini berlangsung khidmat dan dihadiri sekitar 300 orang yang terdiri dari jajaran manajemen, pegawai, serta masyarakat sekitar rumah sakit.
Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Direktur Pelayanan Medik, para kepala bagian (kabag), kepala bidang (kabid), ketua tim kerja, kepala instalasi, kepala ruangan, karyawan dan karyawati, para pensiunan, serta ibu-ibu majelis taklim di sekitar RSUD. Kehadiran lintas unsur ini mencerminkan semangat kebersamaan dan ukhuwah dalam lingkungan rumah sakit.
Ketua pelaksana kegiatan, Deden Mustofa Kamil, dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Isra Mi’raj bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum refleksi bagi seluruh insan RSUD. Ia menekankan pentingnya menyeimbangkan tanggung jawab profesional sebagai pelayan masyarakat dengan kepedulian sosial dan penguatan ibadah.
Baca Juga:Mantan Bintang PSG Layvin Kurzawa Tiba di Indonesia, Siap Merapat ke Persib BandungBanjir di Karawang Mulai Surut, Tersisa Lima Kecamatan Terdampak
Menurutnya, nilai-nilai Isra Mi’raj sangat relevan dengan tugas sehari-hari di lingkungan rumah sakit. Profesionalisme dalam bekerja harus dilandasi keimanan yang kuat, sehingga pelayanan yang diberikan tidak hanya berkualitas secara teknis, tetapi juga bernilai ibadah.
Hadir sebagai penceramah, Dr. KH. Deden Aziz Mulhim, S.Pd.I, M.Ag, yang dikenal sebagai da’i di TvOne dan MQTV, sekaligus pimpinan Pondok Pesantren Misbahul Muta’allimin Cimahi serta dosen UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Dalam tausiyahnya, ia menjelaskan bahwa peristiwa Isra Mi’raj merupakan sarana untuk mempertebal keimanan dan menjadi isyarat menuju ketakwaan.
Ia menegaskan bahwa Isra Mi’raj mengingatkan umat Islam untuk mengaktifkan kembali ibadah shalat sebagai tiang agama. Shalat, menurutnya, adalah bentuk komunikasi langsung antara hamba dan Sang Khalik yang harus dijaga kualitas dan konsistensinya dalam kehidupan sehari-hari.
Lebih lanjut, Dr. KH. Deden Aziz Mulhim menjelaskan bahwa Isra Mi’raj juga menjadi momentum refreshing spiritual bagi Rasulullah SAW ketika menghadap Allah SWT untuk menerima perintah shalat. Hal ini menjadi pelajaran penting bagi umat Islam agar senantiasa memperbaharui semangat ibadah di tengah berbagai kesibukan dan tantangan hidup.
