KBEONLINE.ID KARAWANG — Bos FIFA mengaku ‘dihujani kritik’ terkait harga tiket Piala Dunia 2026
Kelompok suporter minta Infantino fokus menyediakan tiket murah
Presiden FIFA, Gianni Infantino, melontarkan candaan soal perilaku suporter sepak bola asal Inggris serta membela kebijakan harga tiket Piala Dunia 2026 saat berpidato di hadapan para pemimpin dunia.
Dalam pidatonya di World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, Infantino juga menanggapi kekhawatiran terkait penyelenggaraan Piala Dunia musim panas ini di Amerika Utara, di tengah meningkatnya tensi politik domestik di Amerika Serikat.
Baca Juga:Rangkuman Liga Europa: Tielemans dan Emery Bersitegang, Sancho Antar Villa LolosWarga Puri Nirwana Residence Minta Bantuan Evakuasi Perahu Karet, Air Banjir Terus Naik
Ia mengingatkan bahwa sebelum Piala Dunia 2022 di Qatar, FIFA juga menghadapi banyak kritik.
“Ketika bola mulai bergulir dan keajaiban sepak bola dimulai, praktis tidak ada insiden. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, tidak ada satu pun warga Inggris yang ditangkap selama Piala Dunia. Bayangkan! Ini sesuatu yang benar-benar sangat spesial,” ujar Infantino dikutip dari The Guardian Sabtu, (24/1/2026).
“Jadi itu adalah sebuah perayaan, sebuah pesta. Dan yang berikutnya di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko akan persis sama. Orang-orang menginginkan momen untuk bertemu, berkumpul, menghabiskan waktu bersama, dan merayakan. Itulah yang ingin kami berikan.”
Menanggapi pernyataan tersebut, Football Supporters’ Association (FSA) menyindir balik Infantino.
“Selagi kami mendapat perhatian Tuan Infantino, kami ingin menyampaikan bahwa daripada melontarkan candaan murahan soal suporter kami, ia seharusnya fokus menyediakan tiket murah,” tulis FSA dalam pernyataannya.
Infantino menegaskan bahwa putaran final Piala Dunia 2026 akan menjadi “perayaan terbesar umat manusia”, meskipun kelompok pemerhati hak asasi manusia telah menyuarakan kekhawatiran atas sejumlah kebijakan pemerintahan Donald Trump di Amerika Serikat.
Ia juga secara khusus menanggapi kritik terkait mahalnya harga tiket.
FIFA menyebut telah menerima lebih dari 500 juta permintaan tiket pada periode pendaftaran terakhir yang ditutup pada 13 Januari.
Baca Juga:Banjir Siaga 1 Rendam Dua Wilayah di Kecamatan Karang Bahagia, Debit Air Terus MeningkatResmi Berseragam Persija, Shayne Pattynama Langsung Bidik Gelar Juara
Tiket kategori termurah kedua untuk laga final dibanderol US$4.185 (sekitar Rp65 juta), sementara hanya sebagian sangat kecil tiket yang tersedia di kategori termurah US$40. Kondisi ini memicu kritik luas dari publik.
