kbeonline.id – Laga Bali United kontra Semen Padang pada lanjutan BRI Super League 2025-2026 menyajikan tontonan penuh drama dan emosi. Bertanding di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu (24/1/2026), kedua tim harus puas berbagi poin setelah bermain imbang 3-3 dalam duel yang sarat momentum dan tensi tinggi.
Hasil ini menjadi cerminan betapa ketatnya persaingan di putaran kedua kompetisi, di mana keunggulan bisa berubah dalam hitungan menit.
Semen Padang Menggebrak Sejak Awal
Tampil tanpa beban sebagai tim tamu, Semen Padang langsung mengejutkan Bali United. Baru lima menit laga berjalan, Meneses sukses membuka keunggulan lewat sepakan voli keras yang gagal diantisipasi kiper tuan rumah.
Baca Juga:Hasil Super League: Persita Harus Puas Berbagi Poin di Kandang SendiriHasil Super League: Malut United Menggila di Ternate, Persik Dibantai Empat Gol Tanpa Balas
Tekanan terus dilancarkan, dan hasilnya kembali terlihat pada menit ke-15. Jamie Giraldo menambah keunggulan Semen Padang melalui sundulan tajam memanfaatkan kelengahan lini belakang Bali United. Dua gol cepat tersebut membuat Bali United berada dalam tekanan besar di hadapan publik sendiri.
Sepanjang babak pertama, Semen Padang tampil lebih efektif dan berani memainkan tempo tinggi, sementara Bali United tampak kesulitan menemukan ritme permainan terbaiknya.
Kebangkitan Bali United di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Bali United tampil dengan wajah berbeda. Intensitas serangan meningkat drastis, dan hasilnya mulai terlihat pada menit ke-54. Jens Raven berhasil memperkecil ketertinggalan setelah memanfaatkan peluang di dalam kotak penalti.
Momentum kebangkitan semakin terasa ketika Mustafic melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti pada menit ke-69. Bola meluncur deras ke gawang Semen Padang dan mengubah skor menjadi imbang 2-2, memicu sorak sorai suporter tuan rumah.
Tak berhenti sampai di situ, Bali United akhirnya berbalik unggul pada menit ke-75 lewat aksi Goppel yang memaksimalkan celah di pertahanan lawan.
Balasan Cepat dan Kontroversi
Keunggulan Bali United hanya bertahan singkat. Empat menit berselang, Ripal Wahyudi mencetak gol penyeimbang melalui tembakan keras yang kembali membuat skor sama kuat 3-3.
Laga semakin panas di sisa waktu pertandingan. Semen Padang bahkan sempat mencetak dua gol tambahan yang akhirnya dianulir wasit setelah mempertimbangkan keputusan di lapangan. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor imbang 3-3 tak berubah.
