7 Aplikasi Cuaca Terbaik untuk Memantau Risiko Banjir di Indonesia Secara Real-Time saat Musim Hujan

Ilustrasi pemantauan aplikasi cuaca untuk mengetahui potensi hujan lebat dan risiko banjir di wilayah rawan.
Ilustrasi pemantauan aplikasi cuaca untuk mengetahui potensi hujan lebat dan risiko banjir di wilayah rawan.
0 Komentar

Kedua aplikasi ini menyediakan:

Radar cuaca interaktif

Prakiraan hujan mingguan

Notifikasi cuaca ekstrem

Sebagai aplikasi pemantau hujan dan risiko banjir, The Weather Channel dan Weather Underground bisa menjadi referensi tambahan untuk memantau pergerakan awan hujan secara visual.

5. RainViewer, Aplikasi Radar Hujan Real-Time untuk Antisipasi Banjir

RainViewer menjadi aplikasi radar hujan real-time yang cukup populer karena mampu menampilkan pergerakan hujan secara langsung.

Aplikasi ini sangat berguna untuk memprediksi:

Hujan deras dalam waktu dekat

Potensi banjir bandang

Genangan air akibat curah hujan tinggi

6. Aplikasi Pantau Banjir Daerah dan Portal Peta Genangan Air

Beberapa pemerintah daerah di Indonesia menyediakan aplikasi pantau banjir lokal yang menampilkan kondisi sungai, ketinggian air, hingga titik genangan berbasis CCTV atau sensor.

Aplikasi ini membantu warga:

Mengetahui lokasi banjir terkini

Menghindari jalan tergenang

Menentukan jalur evakuasi aman

7. Google Maps untuk Navigasi Aman Saat Banjir dan Hujan Ekstrem

Baca Juga:Tanggul Sungai Citarum Kembali Jebol di Desa Pantai Bakti Muaragembong Akibat Luapan AirBursa Transfer Liga Inggris: Casemiro Tinggalkan Manchester United Akhir Musim, Chelsea Incar Douglas Luiz

Meski bukan aplikasi cuaca, Google Maps kini sangat berguna saat banjir. Fitur penanda jalan tergenang dan rute alternatif membuatnya efektif sebagai aplikasi navigasi saat banjir di Indonesia.

Saat hujan ekstrem melanda, Google Maps dapat membantu pengguna menghindari kawasan rawan banjir dan kemacetan.

Tips Memilih Aplikasi Cuaca Terbaik untuk Memantau Risiko Banjir di Indonesia

Agar lebih optimal, berikut tips memilih aplikasi cuaca:

1. Gunakan aplikasi dengan radar cuaca real-time

2. Aktifkan fitur peringatan dini hujan dan badai

3. Prioritaskan aplikasi dengan data cuaca lokal Indonesia

4. Gunakan lebih dari satu aplikasi sebagai pembanding

Dengan memanfaatkan aplikasi cuaca terbaik untuk memantau risiko banjir di Indonesia, masyarakat diharapkan lebih siap menghadapi musim hujan dan potensi bencana hidrometeorologi.

0 Komentar