KBEONLINE.ID KARAWANG — Thomas Aquinas Muliatna Djiwandono resmi terpilih sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) untuk periode 2026–2031.
Penetapan tersebut diputuskan dalam Rapat Paripurna DPR RI setelah Thomas dinyatakan lolos uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) Komisi XI DPR, mengungguli dua kandidat lainnya.
Seiring pengangkatan tersebut, perhatian publik turut tertuju pada profil dan harta kekayaan Thomas Djiwandono, yang saat ini juga menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan.
Total Kekayaan Thomas Djiwandono Berdasarkan LHKPN
Baca Juga:Profil Thomas Djiwandono, Keponakan Prabowo yang Resmi Jadi Deputi Gubernur Bank Indonesia 2026–2031Noel Ebenezer Wanti-wanti Soal Persoalan Hukum, Purbaya: Biar Saja
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikan ke KPK pada 23 Januari 2025, total kekayaan Thomas Djiwandono tercatat mencapai Rp 74.497.761.234 atau sekitar Rp 74,4 miliar.
Nilai tersebut merupakan akumulasi dari berbagai aset yang dimiliki tanpa adanya kewajiban utang.
Aset Tanah dan Bangunan Jadi yang Terbesar
Komponen terbesar dalam harta kekayaan Thomas Djiwandono berasal dari kepemilikan tanah dan bangunan di wilayah Jakarta Selatan.
Nilai aset properti tersebut tercatat sebesar Rp 40.570.630.000 dengan luas mencapai 2.646 meter persegi.
Aset properti ini menjadi porsi dominan dalam struktur kekayaan Deputi Gubernur BI terpilih tersebut.
Koleksi Kendaraan Mewah Senilai Rp 4,2 Miliar
Selain properti, Thomas Djiwandono juga tercatat memiliki tiga unit kendaraan dengan total nilai Rp 4.215.000.000, terdiri dari:
Toyota Alphard senilai Rp 800.000.000
Hyundai Staria senilai Rp 1.065.000.000
Lexus senilai Rp 2.350.000.000
Kendaraan tersebut dilaporkan sebagai aset pribadi dalam LHKPN.
Surat Berharga, Kas, dan Aset Lainnya
Harta kekayaan Thomas Djiwandono juga mencakup:
Aset bergerak lainnya senilai Rp 1.809.500.000
Surat berharga senilai Rp 13.073.600.000
Kas dan setara kas sebesar Rp 14.829.031.234
Menariknya, dalam laporan tersebut Thomas tercatat tidak memiliki utang, sehingga seluruh aset dihitung sebagai kekayaan bersih.
Baca Juga:Seorang Balita Perempuan Diduga Terseret Arus Kali Cikarang Saat Bermain, Tim Gabungan Lakukan PencarianRekomendasi Alat Pelindung Diri Saat Evakuasi Banjir yang Bisa Dibeli Online
Setelah DPR memberikan persetujuan resmi, Thomas Djiwandono menegaskan komitmennya untuk menjaga independensi Bank Indonesia, meski dirinya memiliki hubungan keluarga dengan Presiden Prabowo Subianto.
Ia menekankan bahwa proses pencalonan hingga pemilihannya sebagai Deputi Gubernur BI telah dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Saya melewati fit and proper test dan mengikuti seluruh prosedur sesuai aturan yang ada,” ujar Thomas dikutip dari Parlemen TV Selasa, (27/1/2026).
