PHE ONWJ Distribusikan Bantuan untuk Korban Banjir Karawang

PHE ONWJ
PHE ONWJ Distribusikan Bantuan untuk Korban Banjir Karawang.
0 Komentar

KARAWANG, KBEOnline.id – PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) bergerak cepat merespon bencana banjir yang melanda sejumlah titik di Kabupaten Karawang. Bekerja sama dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Karawang, distribusi difokuskan pada kawasan terdekat dari wilayah operasi Perusahaan di daerah pesisir Desa Sedari pada Selasa (20/1), serta kawasan pemukiman padat penduduk yang terdampak banjir di Kelurahan Karawang Kulon pada Rabu (21/1).

Bantuan logistik yang terdiri dari sejumlah kebutuhan dasar, di antaranya ratusan kilogram beras, minyak goreng, telur, makanan instan, serta kebutuhan pokok lainnya didistribusikan langsung kepada warga yang terdampak. Langkah ini merupakan bentuk tanggap darurat Perusahaan terhadap bencana banjir yang mempengaruhi aktivitas ribuan masyarakat.

Head of Communication, Relations & CID PHE ONWJ, R. Ery Ridwan, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan ini didasarkan pada pemetaan data lapangan terkait wilayah yang paling membutuhkan intervensi segera. Menurutnya, kolaborasi dengan PWI bertujuan untuk memverifikasi data penerima manfaat agar bantuan tepat sasaran dan tidak tumpang tindih. “Dalam situasi bencana, kecepatan dan ketepatan distribusi adalah kunci. Karena itu kami bersinergi dengan PWI Karawang,” ujar Ery Ridwan.

Baca Juga:Rekomendasi 7 Tempat Kuliner Enak Terbaik di Karawang, Ada Makanan Sunda, Nasi Timbel hingga SeafoodRekomendasi 4 Tempat Wisata Gratis di Karawang untuk Healing, Cocok Buat Lepas Penat Usai Kerja Seharian

Ery menambahkan, sebagai entitas usaha yang beroperasi di wilayah Karawang, PHE ONWJ memiliki tanggung jawab moral untuk berkontribusi dalam meringankan beban masyarakat terdampak.

“Berdasarkan data yang kami himpun dan koordinasi dengan pemerintah daerah, Desa Sedari dan Karawang Kulon teridentifikasi sebagai titik yang memerlukan dukungan logistik cepat. Fokus kami saat ini adalah pemenuhan kebutuhan dasar pangan bagi warga yang aktivitas kesehariannya terganggu akibat banjir,” ujar Ery Ridwan.

Di Kelurahan Karawang Kulon, banjir sempat merendam pemukiman dengan ketinggian air bervariasi antara 50 hingga 100 sentimeter, berdampak pada 1.167 jiwa di 20 titik lokasi.

Lurah Karawang Kulon, Roy, mengapresiasi langkah cepat PHE ONWJ dan PWI Karawang. “Untuk kondisi hari ini, air sudah cepat surut. Kemarin sempat terjadi jebolnya tanggul di wilayah Cibuaya dan Badami, namun aliran Sungai Citarum di Karawang Kulon surut cukup cepat,” jelasnya.

0 Komentar