KBEONLINE.ID – Ikan gabus ikan air tawar yang mudah dijumpai di pasar tradisional maupun sungai-sungai Indonesia, belakangan menjadi perbincangan hangat. Di media sosial dan berbagai artikel kesehatan, banyak klaim menyebut nutrisi ikan gabus mampu menyaingi, bahkan disebut lebih unggul, dibandingkan ikan salmon yang selama ini dikenal sebagai superfood.
Perbandingan ini pun memicu rasa penasaran publik. Benarkah ikan lokal seperti gabus memiliki kandungan gizi setara dengan salmon?
Fakta Nutrisi: Ikan Gabus vs Salmon
Salmon selama ini dikenal luas karena kandungan asam lemak omega-3, khususnya EPA dan DHA, yang terbukti bermanfaat bagi kesehatan jantung dan fungsi otak. Inilah alasan utama salmon menjadi primadona di dunia makanan sehat.
Baca Juga:BTS Tur Dunia “ARIRANG” Terjual Habis di Berbagai Kota BesarTimnas Futsal Indonesia Hajar Korea Selatan 5-0 di Laga Perdana Piala Asia Futsal 2026
Sementara itu, ikan gabus memiliki keunggulan tersendiri. Ikan air tawar ini dikenal sebagai sumber protein tinggi, terutama kandungan albumin yang berperan penting dalam pembentukan jaringan tubuh, pemulihan luka, serta menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh.
Meski angka kandungan gizi dapat berbeda tergantung sumber, ukuran ikan, dan metode pengukuran, sejumlah laporan menyebut protein ikan gabus tergolong tinggi dan tidak kalah dibandingkan sumber protein hewani lain seperti daging ayam, telur, maupun ikan air tawar lainnya. Hal inilah yang membuat banyak orang menilai nutrisi ikan gabus “setara” dengan salmon, terutama dari sisi protein.
Alasan Ikan Gabus Banyak Dibicarakan
Popularitas ikan gabus meningkat karena beberapa faktor utama. Pertama, kandungan protein dan albuminnya yang tinggi serta mudah dicerna, sehingga sering direkomendasikan untuk membantu pemulihan tubuh pasca sakit atau operasi.
Kedua, tekstur daging ikan gabus yang lembut menjadikannya cocok dikonsumsi oleh anak-anak, lansia, serta orang yang sedang dalam masa penyembuhan. Ketiga, ikan gabus merupakan sumber pangan lokal yang mudah didapat dan relatif lebih terjangkau dibandingkan salmon yang sebagian besar masih bergantung pada impor.
