Lonjakan ini dipicu oleh meningkatnya ketegangan geopolitik di beberapa wilayah seperti Timur Tengah, Greenland, dan Venezuela.
Selain faktor geopolitik, pelemahan dolar Amerika Serikat, ekspektasi penurunan suku bunga The Fed, serta inflasi global yang masih tinggi turut mendorong permintaan emas sebagai aset aman.
Pembelian emas oleh bank sentral di berbagai negara juga menjadi penopang utama tren kenaikan harga emas sepanjang 2026.
