kbeonline.id – Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, memberikan pandangannya terkait dinamika putaran kedua BRI Super League 2025-2026 yang menurutnya terasa sangat berbeda dibanding paruh musim pertama. Di tengah maraknya aktivitas klub-klub lain di bursa transfer, Van Gastel justru memilih bersikap tenang dan realistis.
Saat ini, PSIM Yogyakarta mengoleksi 30 poin dan menempati peringkat ketujuh klasemen sementara. Posisi tersebut memang terbilang cukup kompetitif, namun belum sepenuhnya menjamin keamanan dari ancaman degradasi. Van Gastel menegaskan bahwa timnya masih membutuhkan tambahan poin untuk memastikan target bertahan di kasta tertinggi.
Belum Aman Meski di Papan Tengah
Pelatih asal Belanda itu menolak anggapan bahwa PSIM berada di zona nyaman. Menurutnya, jarak poin yang masih rapat membuat situasi klasemen bisa berubah dengan cepat.
Baca Juga:Bojan Hodak Fokus Benahi Lini Depan Persib Jelang Duel Tandang Kontra Persis SoloJadwal Super League pekan ke-19: Duel Panas Penentu Papan Atas dan Zona Merah
“Saya pikir kami tidak hanya butuh empat kemenangan untuk sekadar tidak terdegradasi. Kami masih memerlukan lebih banyak poin. Saat ini kami belum aman,” ujar Van Gastel.
Ia menilai konsistensi tetap menjadi kunci utama bagi Laskar Mataram untuk melewati putaran kedua yang penuh tantangan.
Putaran Kedua Terasa Seperti Liga Baru
Van Gastel juga menyoroti perubahan atmosfer kompetisi sejak memasuki paruh musim. Banyak klub melakukan perombakan besar-besaran demi memperbaiki posisi mereka di klasemen, sesuatu yang membuat persaingan menjadi semakin ketat.
“Saya melihat sekarang seolah ada dua kompetisi berbeda. Putaran pertama dijalani untuk melihat situasi, lalu di putaran kedua semua orang mulai panik atau memperkuat tim. Tiba-tiba liganya terasa berbeda,” jelasnya.
Meski begitu, ia menegaskan PSIM tidak ingin terjebak dalam arus kepanikan tersebut.
Tanpa Rekrutan Baru, Fokus Jaga Stabilitas
Berbeda dengan banyak tim lain, PSIM memilih tidak mendatangkan pemain anyar di bursa transfer paruh musim. Keterbatasan anggaran menjadi salah satu faktor utama, namun Van Gastel menegaskan hal itu tidak menjadi tekanan baginya.
“Tidak ada pemain baru. Begitulah kondisinya. Tapi bagi saya tidak ada tekanan. Kami punya 30 poin dan berada di posisi tujuh. Itu sudah bagus,” tegasnya.
