KARAWANG, KBEONLINE.ID – Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Karawang mendukung Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dibawah presiden.
Ketua Apdesi Kabupaten Karawang, H Margono mengatakan, keberadaan Polri di bawah Presiden selama ini telah terbukti efektif, terutama dalam menjaga stabilitas keamanan.
Ia mengkhawatirkan jika Polri ditempatkan di bawah kementerian, akan muncul birokrasi baru yang justru memperlambat pengambilan keputusan di lapangan.
Baca Juga:Diduga Terpeleset, Lansia di Karangligar Tewas Tenggelam saat BanjirRekomendasi 5 Tempat Wisata yang Low Budget di Purwakarta 2026, Cocok Buat Lepas Penat Usai Kerja Seharian
”Kami mendukung penuh Polri berada langsung di bawah Presiden. Selama ini sistem yang berjalan sudah sangat efektif dirasakan hingga ke desa. Jalur koordinasi yang cepat adalah kunci dalam penanganan persoalan sosial di masyarakat,” kata Margono yang juga Kades Mulyasari, Kecamatan Ciampel.
Menurut Margono, dalam berbagai kesempatan yang mengapresiasi kolaborasi Polri dengan pemerintah desa dalam mengawal program nasional seperti ketahanan pangan. Serta pengamanan agenda demokrasi seperti pemilu dan pilkada.
“Kita menilai hubungan sinergis antara Pemerintah Desa dengan aparat kepolisian, khususnya melalui Bhabinkamtibmas, berjalan sangat baik,” jelasnya.
Sifat tugas kepolisian yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dinilai memerlukan otoritas langsung dari Kepala Negara sebagai pemegang mandat tertinggi.
Diketahui, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan penolakannya terhadap rencana penempatan Kepolisian Negara Republik Indonesia di bawah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Ia menunjukkan penolakannya ini dalam rapat bersama Komisi III DPR RI pada Senin, 26 Januari 2026, dengan menegaskan bahwa saat ini Polri masih berada di bawah presiden dan menekankan bahwa hal tersebut sesuai dengan mandat reformasi 1998 dan UUD 1945.
“Ini sesuai mandat UUD 1945 dalam pasal 30 ayat 4, Polri sebagai alat negara menjunjung keamanan. Kemudian ini juga bagian dari mandat reformasi 1998, bahwa penempatan Polri di bawah presiden,” jelas Listyo.
Baca Juga:10 Ide Jualan Makanan Simple Modal Rp 1000an untuk Ramadhan 20264 Resep Es Mambo Kekinian yang Segar, Cocok Buat Ide Jualan saat Ramadhan 2026
Ia menilai posisi penempatan Polri yang berada tepat di bawah presiden merupakan pilihan yang strategis.
“Artinya dengan posisi seperti ini maka sangat ideal jika Polri berada langsung di bawah presiden. Sehingga di dalam melaksanakan tugasnya Polri akan lebih maksimal dan fleksibel,” pungkasnya. ***
