Kronologi 2 Kasus Virus Nipah di India yang Menulari Tenaga Kesehatan, Kemenkes RI Tingkatkan Kewaspadaan

Ilustrasi pemeriksaan kesehatan di fasilitas medis terkait kewaspadaan global terhadap virus Nipah.
Ilustrasi pemeriksaan kesehatan di fasilitas medis terkait kewaspadaan global terhadap virus Nipah.
0 Komentar

“Situasi terus dipantau dan semua langkah kesehatan masyarakat telah diterapkan,” ujar Kementerian Kesehatan India, dikutip dari NBC News Kamis, (29/1/2026).

Karakteristik Virus Nipah

Virus Nipah merupakan virus zoonosis yang pertama kali diidentifikasi pada wabah tahun 1990-an di Malaysia. Penularannya dapat terjadi melalui: • Kelelawar buah• Babi• Kontak langsung antar manusia

Hingga kini, belum tersedia vaksin maupun obat khusus untuk virus Nipah. Penanganan medis yang dilakukan bersifat perawatan suportif, bertujuan mengendalikan komplikasi dan menjaga kondisi pasien.

Baca Juga:Bocoran Samsung Galaxy S26 Series: Desain Berubah, Wireless Charging Makin NgebutMenteri Bappenas Nilai Program Makan Bergizi Gratis Lebih Mendesak Dibanding Persoalan Lapangan Kerja

Menurut World Health Organization (WHO), tingkat kematian virus Nipah berkisar antara 40 hingga 75 persen, menjadikannya salah satu virus paling mematikan dibandingkan penyakit menular lainnya.

Indonesia Perketat Kewaspadaan Meski Bebas Kasus

Menanggapi situasi tersebut, Kemenkes RI memastikan bahwa Indonesia belum melaporkan kasus virus Nipah, namun tetap meningkatkan kewaspadaan nasional.

Langkah yang dilakukan meliputi:

• Penguatan skrining kesehatan di bandara dan pelabuhan

• Peningkatan kesiapsiagaan fasilitas kesehatan

• Pemantauan ketat terhadap pelaku perjalanan dari wilayah terjangkit

Pemerintah juga mengimbau masyarakat tidak panik, namun tetap waspada dan mengikuti informasi resmi dari otoritas kesehatan.

0 Komentar