kbeonline.id – Persik Kediri menatap laga pekan ke-19 BRI Super League 2025-2026 dengan misi pembenahan serius, khususnya di lini pertahanan. Menjelang duel melawan Bali United FC di Stadion Brawijaya, Jumat (30/1/2026), pelatih Marcos Reina Torres menegaskan bahwa sektor belakang menjadi prioritas utama evaluasi tim.
Kekalahan telak 0-4 dari Malut United masih membekas dan menjadi bahan refleksi besar bagi Macan Putih. Bagi Marcos, hasil tersebut bukan sekadar kehilangan tiga poin, melainkan alarm keras bahwa organisasi pertahanan timnya belum cukup solid untuk bersaing di level tertinggi.
Belajar dari Kekalahan Menyakitkan
Marcos menilai ada dua sisi yang bisa dipetik dari laga sebelumnya. Di satu sisi, Persik sempat menunjukkan permainan yang menjanjikan sebelum kartu merah mengubah jalannya pertandingan. Namun di sisi lain, gol-gol yang bersarang dinilai terlalu mudah terjadi.
Baca Juga:Bursa Transfer Seret, Tavares Andalkan Malik Risaldi di Lini SerangKurzawa Mulai Beradaptasi, Jalani Latihan Perdana Bersama Persib Bandung
Ia menekankan bahwa kebobolan dari situasi sederhana tidak boleh terulang. Fokus latihan pun diarahkan pada koordinasi lini belakang, komunikasi antarpemain, serta disiplin posisi saat menghadapi tekanan lawan.
Kondisi Pemain Asing Meningkat
Kabar baik datang dari perkembangan dua rekrutan anyar, Jon Toral dan Adrian Luna. Marcos menyebut kondisi fisik keduanya kini jauh lebih baik dibanding saat pertama bergabung.
Sebelumnya, keduanya datang dari kompetisi di India tanpa persiapan latihan optimal selama beberapa pekan. Hal itu sempat memengaruhi performa fisik mereka. Kini, setelah menjalani program kebugaran intensif, kontribusi mereka mulai dinanti.
Meski belum berada di level 100 persen, peluang keduanya tampil melawan Bali United cukup besar. Kehadiran mereka memberi Marcos lebih banyak opsi dalam meracik komposisi tim.
Harapan Kebangkitan di Kandang
Bermain di Stadion Brawijaya menjadi momentum penting bagi Persik untuk bangkit. Dukungan suporter diharapkan menjadi suntikan moral bagi Ezra Walian dan rekan-rekan untuk tampil lebih disiplin dan percaya diri.
Persik membutuhkan kemenangan tidak hanya untuk mendongkrak posisi di klasemen, tetapi juga untuk memulihkan mental tim. Tiga poin di kandang bisa menjadi titik balik perjalanan mereka di putaran kedua.
Dengan pembenahan pertahanan dan meningkatnya kondisi pemain, Persik berharap mampu memberi perlawanan maksimal kepada Bali United dan mengamankan hasil positif di depan publik sendiri.
