Persis vs Persib: Duel Kontras yang Bisa Jadi Kejutan

Persib Bandung
Hasil Super League: Persib ke Puncak! PSM Takluk Lewat Gol Bola Mati
0 Komentar

kbeonline.id – Pekan ke-19 BRI Super League 2025-2026 menyuguhkan duel penuh kontras saat Persis Solo menjamu Persib Bandung di Stadion Manahan, Sabtu (31/1/2026). Pertemuan ini mempertemukan dua kutub berbeda di klasemen: tuan rumah sebagai juru kunci, tamu sebagai pemuncak. Namun, jarak di tabel tidak selalu menjamin jalannya laga, terlebih ketika kedua tim membawa misi besar masing-masing.

Persis Solo saat ini berada di posisi terbawah dengan koleksi 10 poin dari 18 laga. Situasi tersebut menempatkan Laskar Sambernyawa dalam tekanan besar untuk segera bangkit demi keluar dari zona degradasi. Setiap pertandingan kini bernilai seperti final bagi mereka.

Di sisi lain, Persib Bandung datang dengan status tim paling konsisten sejauh musim berjalan. Maung Bandung mengoleksi 41 poin dari 18 pertandingan dan memimpin klasemen. Stabilitas performa, kedalaman skuad, serta mental juara menjadi modal utama tim asuhan Bojan Hodak.

Baca Juga:Usai Absen, Reijnders Siap Tampil Kembali Lawan Persis SoloMarcos Torres Benahi Lini Belakang Persik Jelang Laga Krusial

Wajah Baru Persis di Putaran Kedua

Meski berada di dasar klasemen, Persis tidak tinggal diam. Manajemen melakukan perombakan besar dengan mendatangkan delapan pemain baru pada bursa transfer putaran kedua. Lima di antaranya merupakan legiun asing: Roman Paparyga, Dusan Mijic, Miroslav Maricic, Vukasin Vranes, dan Luka Dumancic. Tiga nama lokal yakni Yabes Roni, Alfriyanto Nico, dan Kadek Raditya turut menambah opsi.

Langkah ini menunjukkan keseriusan Persis menyelamatkan musim. Konsekuensinya, tujuh pemain harus dilepas, termasuk Gianluca Pandeynuwu dan Jordy Tutuarima. Perubahan besar ini diharapkan memberi energi baru sekaligus meningkatkan daya saing tim.

Persib Andalkan Stabilitas

Berbeda dengan Persis, Persib relatif lebih tenang di bursa transfer. Mereka hanya mendatangkan Layvin Kurzawa dan Dion Markx. Namun, keduanya diperkirakan belum tampil di laga ini. Perekrutan tersebut lebih diarahkan untuk menjaga kedalaman tim setelah beberapa pemain keluar.

Bojan Hodak menilai Persis tetap berbahaya. Ia menyoroti performa mereka yang mulai membaik, termasuk saat menghadapi Borneo FC. Menurutnya, setiap lawan selalu tampil ekstra saat menghadapi Persib, sehingga fokus dan disiplin menjadi kunci.

Pertandingan ini bukan sekadar soal posisi klasemen. Persis membawa semangat bertahan hidup, sementara Persib mengusung ambisi menjaga singgasana. Kontras kepentingan itu membuat laga di Manahan berpotensi berlangsung ketat, emosional, dan sulit diprediksi.

0 Komentar