“Ini murni suara warga. Tidak ada yang menggerakkan atau mendalangi. Kami hanya ingin hidup layak, tidak kebanjiran setiap hujan,” ucapnya.
Warga berharap pemerintah daerah menggunakan anggaran penanggulangan bencana atau dana taktis untuk menangani persoalan drainase yang dinilai mendesak. Menurut mereka, perbaikan drainase menjadi kunci utama untuk menghentikan banjir yang selama ini menghantui Kampung Kebon Kopi.
“Harusnya ada solusi cepat. Ini bukan masalah baru, tapi masalah lama yang terus dibiarkan. Kalau drainase dibenahi, banjir bisa dicegah,” pungkas Bobby. (Iky)
