KBEONLINE.ID – Timnas Futsal Indonesia sukses meraih kemenangan krusial saat menghadapi Kirgistan pada pertandingan kedua Grup 2. Kemenangan ini menjadi harga mati bagi kedua tim untuk menjaga asa lolos ke babak 8 besar, mengingat Kirgistan sebelumnya kalah 2-4 dari Irak. Sementara Indonesia berhasil menang 5-0 atas Korea Selatan.
Meski bermain di bawah dukungan ribuan suporter Indonesia, Kirgistan tampil tanpa gentar. Bahkan, kejutan terjadi ketika Kirgistan berhasil unggul lebih dulu dan membuat Indonesia tertinggal 0-1.
Namun, respons cepat ditunjukkan skuad Garuda. Kapten tim, Moh Iqbal, berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 dan membangkitkan semangat tim. Momentum kemudian berbalik saat Indonesia mendapat hadiah penalti.
Baca Juga:Emas Tembus Rp3 Juta per Gram, Masih Cocokkah Beli Emas Sekarang?Wacana Polri di Bawah Kementerian, PMII Karawang Dukung Independensi Polri dan Ingatkan Bahaya Intervensi
Firman Ardiansyah yang menjadi eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna lewat tendangan keras, membawa Indonesia unggul 2-1.
Indonesia semakin menjauh setelah Rio Pangestu mencetak gol ketiga. Gol tersebut lahir dari kerja sama apik, berawal dari Ardiansyah Nur yang berhasil merebut bola di pertahanan Kirgistan, lalu mengirimkan umpan ke tiang jauh yang diselesaikan Rio dengan baik. Skor berubah menjadi 3-1.
Kirgistan belum menyerah. Mereka memperkecil ketertinggalan menjadi 3-2 lewat tendangan kaki kiri pemain bernomor punggung 6 dari sisi kanan, yang gagal diantisipasi kiper Habibe.
Petaka sempat menghampiri Indonesia satu menit berselang. Wasit menilai terjadi pelanggaran di area terlarang dan bahkan mengecek VAR sebelum menunjuk titik putih. Alimov sebagai algojo sukses menyamakan skor menjadi 3-3 lewat tendangan keras ke tengah gawang.
Laga kembali memanas. Ardiansyah Nur tampil sebagai pembeda setelah melakukan akselerasi dari tengah lapangan dan melepaskan tembakan keras yang membawa Indonesia kembali unggul 4-3.
Keunggulan Indonesia semakin aman setelah Israr mencetak gol kelima. Gol ini terjadi saat Kirgistan menerapkan skema power play dengan kiper naik ke tengah lapangan. Kesalahan umpan sang kiper dimanfaatkan Israr yang langsung melepaskan tembakan ke gawang kosong.
