kbeonline.id – Kepindahan Joel Vinicius ke Arema FC menjadi salah satu cerita paling menyita perhatian pada bursa transfer putaran kedua BRI Super League 2025-2026. Pasalnya, pemain asal Brasil itu sedang berada dalam performa yang cukup impresif bersama Borneo FC Samarinda, klub yang saat ini bersaing di papan atas klasemen. Keputusan meninggalkan tim yang stabil demi bergabung dengan klub yang sedang berjuang di papan tengah tentu memunculkan banyak tanda tanya.
Namun Joel Vinicius punya penjelasan tersendiri. Baginya, keputusan ini bukan sekadar soal sepak bola di atas lapangan, tetapi juga berkaitan erat dengan tujuan pribadi dan keluarganya sejak pertama kali datang ke Indonesia.
Bukan Soal Klasemen
Joel menegaskan bahwa kepindahannya tidak didorong oleh situasi klasemen atau perbandingan kualitas antar klub. Ia menolak anggapan bahwa pilihannya berarti menilai salah satu klub lebih baik dari yang lain.
Baca Juga:Lucas Cardoso Siap Debut, Malut United Incar Tiga BesarHasil Super League: Persik Bangkit dan Tumbangkan Bali United 3-2 dalam Laga Dramatis
Menurutnya, sejak awal datang ke Indonesia, ia sudah memiliki target pribadi yang ingin dicapai, baik dalam karier maupun kehidupan keluarga. Performa baiknya di Borneo FC justru membuka peluang baru, termasuk kesempatan bergabung dengan klub sebesar Arema FC.
Ia merasa perjalanan awalnya di Indonesia berjalan positif. Dari situlah muncul berbagai opsi yang kemudian dipertimbangkan secara matang bersama keluarga. Dalam proses tersebut, faktor keluarga menjadi pertimbangan utama.
Demi Masa Depan Keluarga
Joel secara terbuka menyebut bahwa keluarganya memegang peranan penting dalam pengambilan keputusan. Baginya, karier sepak bola tidak bisa dipisahkan dari kehidupan pribadi. Stabilitas dan kenyamanan keluarga menjadi fondasi agar ia bisa tampil maksimal di lapangan.
Keputusan bergabung dengan Arema FC dinilai sebagai langkah yang paling sesuai dengan rencana jangka panjangnya. Ia ingin memastikan bahwa kariernya di Indonesia tidak hanya sukses secara profesional, tetapi juga memberikan manfaat bagi keluarganya.
Tertarik Tantangan di Arema FC
Menariknya, Joel justru melihat kondisi Arema FC yang belum stabil sebagai sebuah tantangan, bukan hambatan. Ia sadar Singo Edan sedang melalui periode sulit, termasuk rangkaian laga tanpa kemenangan di putaran pertama dan awal putaran kedua.
