Di sinilah letak perbedaan mendasar financial freedom ala Nabi Muhammad SAW dengan konsep modern. Tujuannya bukan sekadar hidup nyaman, tapi agar tidak diperbudak harta dan bisa memberi manfaat lebih luas.
Dari kisah ini, ada pelajaran besar:
Financial freedom bukan soal cepat kaya. Ia soal proses, akhlak, dan kesabaran. Mulai dari bekerja jujur, membangun kepercayaan, mengelola amanah, hingga menjadikan harta sebagai sarana kebaikan.
Kalau Rasulullah saja melewati proses panjang, maka kita pun tidak perlu minder memulai dari kecil. Yang penting, arahnya benar dan caranya halal.
